Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Iran Lengkapi Rudal Balistik Antarbenua Khorramshahr-5 dengan Hulu Ledak Penghancur Bunker

📅 Selasa, 04 Nov 2025, 00:52 WIB | Oleh:

Pengenalan Qiam-1 berbahan bakar cair pada tahun 2010 dan Sejjil-2 berbahan bakar padat pada tahun 2009 menandai kemajuan besar dalam kecepatan dan kesiapan, sehingga mengurangi risiko serangan sebelum peluncuran.

Kedua sistem dioptimalkan untuk muatan konvensional — efektif terhadap target permukaan tetapi tidak cukup untuk menembus bunker bawah tanah.

Program rudal Iran menjadi sumber kekhawatiran internasional sepanjang tahun 2010-an ketika terungkap bahwa sistem tersebut mampu mengirimkan hulu ledak nuklir.

Meskipun Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) 2015 membatasi pengayaan uranium Teheran, hal itu tidak mengekang pengembangan rudal, yang memungkinkan IRGC untuk melanjutkan penelitian sistem propulsi dan pemandu canggih tanpa melanggar perjanjian.

Peluncuran rudal hipersonik Fattah-1 pada tahun 2023 menandai masuknya Iran ke era teknologi baru, dengan kecepatan hingga Mach 15 dan dilengkapi dengan kendaraan reentri bermanuver (MaRV) yang mampu menghindari pertahanan udara modern.

Pada tahun 2025, inventaris rudal operasional Iran melebihi 3.000 unit, termasuk Fateh-110 jarak pendek dan varian Emad dan Ghadr jarak menengah — banyak di antaranya telah digunakan dalam operasi tempur di Suriah melawan ISIS dan serangan balasan terhadap pangkalan-pangkalan Amerika setelah terbunuhnya Jenderal Qasem Soleimani pada tahun 2020.

Namun, serangan udara Amerika pada Juni 2025 — menggunakan bom GBU-57 MOP, yang dapat menembus 60 meter tanah atau 200 kaki beton bertulang — mengungkap kelemahan pertahanan bawah tanah Iran.

Para pemimpin Teheran menafsirkan serangan itu sebagai pemaksaan strategis dan segera memprioritaskan pengembangan teknologi penghancur bunker untuk mencegah invasi di masa mendatang.

Implikasi Strategis Regional dan Global

Integrasi hulu ledak penghancur bunker ke dalam persenjataan rudal Iran merupakan perubahan besar dalam keamanan regional dan global.

Bagi Israel, yang sangat bergantung pada infrastruktur bawah tanah — termasuk reaktor nuklir Dimona dan pusat kendali di bawah Gunung Hermon — kemampuan baru Teheran menimbulkan kerentanan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Setelah serangan udara AS pada Juni 2025 yang menyebabkan kerugian lebih dari $500 miliar (RM2,37 triliun) pada aset nuklir Iran, Teheran merespons dengan meluncurkan rudal ke pangkalan AS di Irak dan Qatar, menandakan kesiapannya untuk membalas dengan cara yang sama.

Pengembangan hulu ledak penembus tanah kini memberi Iran keunggulan psikologis dan operasional dalam hal pencegahan, menandakan bahwa konflik di masa depan tidak lagi terbatas di permukaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IHSG Melemah, Pakar Minta O...

Proyek Strategis Diharapkan Majukan Papua Selatan

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Proyek Strategis Diharapkan...

Bolaang Mongondow Diguncang Gempa 5,7 Magnitudo

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Bolaang Mongondow Diguncang...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.