Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri

📅 Kamis, 06 Agu 2026, 22:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri Doc: ANTARA/HO-KAI Daop 1 Jakarta
Ket. Penggunaan angkutan barang berbasis kereta api sebagai upaya mewujudkan sistem logistik nasional yang lebih hijau dan berkelanjutan.

JAKARTA – Logistik hijau menjadi strategi penting untuk menciptakan sistem distribusi yang lebih efisien sekaligus ramah lingkungan.

Penerapannya mencakup optimalisasi rute pengiriman, penggunaan kendaraan rendah emisi, efisiensi energi di gudang, serta pengurangan limbah kemasan dan emisi karbon di sepanjang rantai pasok.

Selain mendukung target penurunan emisi, logistik hijau juga berpotensi menekan biaya operasional dalam jangka panjang, meningkatkan daya saing industri, dan memperkuat keberlanjutan sektor perdagangan di tengah tuntutan pasar global yang semakin mengutamakan aspek lingkungan.

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menyatakan green logistics atau logistik hijau menjadi bagian penting dalam mengintegrasikan pertumbuhan ekonomi, efisiensi rantai pasok, perlindungan lingkungan, serta pencapaian target iklim Indonesia.

Analis Kebijakan Ahli Utama Kementerian Kehutanan Agus Justianto, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (6/8), mengatakan sektor logistik memiliki posisi strategis dalam mendukung NDC Indonesia dan Indonesia's FOLU Net Sink 2030.

"Logistik hijau bukan hanya agenda lingkungan. Logistik hijau merupakan strategi bisnis, strategi efisiensi, dan strategi peningkatan daya saing," ujarnya dalam Green Logistics Talk #2 dan Soft Launching Asosiasi Pengusaha Green Logistik Indonesia (APGLI)

Kontribusi logistik hijau, tambahnya, dapat dilakukan melalui efisiensi energi, optimalisasi rute dan muatan, transportasi multimoda, penggunaan kendaraan dan energi rendah emisi, serta digitalisasi untuk meningkatkan ketelusuran rantai pasok.

Agus menyatakan soft launching APGLI diharapkan menjadi momentum memperkuat kolaborasi pemerintah, dunia usaha, akademisi dan pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem logistik hijau nasional.

Sementara itu, Ketua Umum APGLI Netty Sri Rejeki mengatakan sektor logistik memiliki peran besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Namun, tambahnya, di saat yang sama, sektor ini juga menghadapi tantangan nyata di lapangan, seperti tingginya biaya operasional, keselamatan transportasi, serta tuntutan pelanggan terhadap praktik bisnis yang lebih bertanggung jawab.

"Dari kondisi tersebut, kami melihat bahwa green logistics tidak boleh hanya menjadi konsep besar yang sulit dijangkau," ujarnya.

Logistik hijau, menurut dia, harus dapat diterjemahkan menjadi langkah praktis yang bisa dilakukan oleh perusahaan, baik besar maupun kecil, sesuai dengan kemampuan dan kondisi operasional masing-masing.

Oleh karena itu, tambahnya, APGLI dibentuk bukan hanya untuk berbicara tentang logistik hijau, tetapi untuk membantu industri memulainya.

Asosiasi, lanjutnya, akan bergerak menuju penguatan ekosistem digital, pelaporan karbon, dan kolaborasi pembiayaan hijau, pada tahap berikutnya, dapat berkontribusi dalam membangun posisi Indonesia sebagai salah satu pusat praktik logistik hijau di kawasan regional.

Like, Share, Comment:

Komentar (1)

Marketing VALTEKINDO
Marketing VALTEKINDO
08 Aug 2026, 10:01 WIB.

Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute dan pengurangan limbah kemasan ini sangat sejalan dengan tren transisi industri manufaktur modern yang mulai masif berinvestasi pada teknologi mesin pengemasan ramah lingkungan, sehingga penerapan logistik hijau pada akhirnya menjadi eskalasi nilai tambah perusahaan di mata klien B2B internasional yang kini mutlak menuntut transparansi tata kelola berkelanjutan.

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Setop Impor Agar Petani Tebu Termotivasi Meningkatkan Produktivitas
    Preview komentar:
    Sebagai praktisi di industri pengolahan pangan, saya sangat ...
  • Tak Bisa Jalan Sendiri, Industri Besar Diminta Angkat IKM dan UMKM
    Preview komentar:
    Transformasi pendekatan CSR dari yang sekadar bantuan konsumtif ...
  • Kebergantungan Impor Naptha Bikin Industri RI Rawan Kena Guncangan Harga Global
    Preview komentar:
    Kenaikan harga bahan baku di sektor hulu akibat ...
Event Akhir Pekan Jakarta 29-30 Agustus 2026: Dari Pameran FLONA Hingga Pertunjukan Balet

Event Akhir Pekan Jakarta 29-30 Agustus 2026: Dari Pameran FLONA Hingga Pertunjukan Balet

28 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 5
# 5
Swasembada Gula Dimulai dari Lampung
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.