Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Permudah Warga Bayar PKB, Pemkot Pariaman Lakukan Program Sajumpa

📅 Sabtu, 08 Agu 2026, 09:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Permudah Warga Bayar PKB, Pemkot Pariaman Lakukan Program Sajumpa Doc: ANTARA
Ket. Wakil Wali Kota Pariaman, Sumbar Mulyadi meninjau pelaksanaan program Samsat Jumat Pagi (SAJUMPA) guna mendekatkan layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor.

PADANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat, berkolaborasi dengan UPTD Samsat Kota Pariaman dan Satuan Lalu Lintas Polres Pariaman,  menghadirkan Program Samsat Jumat Pagi (Sajumpa) guna mendekatkan layanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kepatuhan wajib pajak.

"Sajumpa ini dilaksanakan di tempat-tempat keramaian guna memudahkan masyarakat menjangkau lokasi pembayaran sehingga tidak ada niat untuk menunda-nunda pembayaran pajak kendaraan mereka," kata Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi saat meninjau layanan SAJUMPA di Pariaman," Jumat (07/8).

Ia mengatakan program tersebut bertujuan untuk menghilangkan anggapan bahwa mengurus pajak kendaraan merupakan proses yang rumit dan memakan waktu yang lama.

Oleh karena itu, lanjutnya, pemerintah daerah berupaya menghadirkan layanan lebih dekat dengan masyarakat agar pembayaran pajak dapat dilakukan secara mudah dan cepat.

"Kami meminta kesadaran masyarakat untuk segera melunasi pajak kendaraan mereka di tempat-tempat yang sudah kita sediakan," katanya.

Ia menyampaikan pelaksanaan layanan pertama program tersebut di lingkungan Balai Kota Pariaman yaitu setelah kegiatan senam bersama pada Jumat pagi. Kegiatan tersebut, lanjutnya, mendapat respons positif dari aparatur sipil negara (ASN) yang langsung memanfaatkan fasilitas tersebut untuk membayar pajak kendaraan.

"Berarti tujuan kita menyasar para ASN untuk membayar kewajiban mereka berhasil dan berjalan dengan baik dan lancar," ujarnya.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Pariaman Rudy Repenaldi mengatakan masih terdapat masyarakat yang menunda pembayaran pajak karena lokasi kantor Samsat cukup jauh dari tempat tinggal serta keterbatasan waktu akibat aktivitas pekerjaan.

Melalui SAJUMPA, kata dia pemerintah akan memperluas layanan hingga ke kecamatan, pasar rakyat, dan lokasi keramaian lainnya agar masyarakat semakin mudah mengakses pelayanan.

"Kegiatan ini akan terus berlanjut, tidak hanya di kantor balai kota tetapi juga bisa di lokasi lainnya yang memudahkan masyarakat berurusan karena pajak kendaraan ini juga merupakan salah satu sektor penerimaan PAD (pendapatan asli daerah) Kota Pariaman," kata dia.

Untuk diketahui realisasi PAD Pariaman hingga hari ini mencapai Rp39,9 miliar atau 52,5 persen dari target yaitu Rp76,1 miliar.

Sebesar Rp3,3 miliar dari realisasi PAD tersebut berasal dari opsen PKB dan Rp1,9 miliar berasal dari Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor.

Sementara itu, Kepala UPTD Samsat Kota Pariaman Deni Hidayat berharap kegiatan tersebut dapat dilaksanakan secara rutin setiap Jumat agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.

Kasatlantas Polres Pariaman AKP Afrizal Sahar mengatakan pihaknya akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Pariaman untuk mengedukasi masyarakat agar taat membayar pajak kendaraan sehingga dapat mendukung peningkatan pendapatan asli daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.