Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar

📅 Rabu, 05 Agu 2026, 13:00 WIB | Oleh:
Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar Doc: Antara
Ket. Hujan meteor Geminid menghiasi langit di atas Gunung Salju Yulong, Kota Lijiang, Provinsi Yunnan, Tiongkok Barat Daya, Senin (13/12/2021).

Jakarta – Agustus 2026 akan menjadi salah satu bulan paling menarik bagi para pecinta astronomi. Dikutip dari berbagai sumber, sepanjang bulan ini, langit akan dihiasi serangkaian fenomena langit langka, mulai dari gerhana matahari total, puncak hujan meteor Perseid, kesejajaran enam planet, hingga gerhana bulan parsial dalam yang membuat Bulan tampak berwarna merah atau dikenal sebagai Blood Moon.Gerhana Matahari Total – 12 Agustus

Peristiwa utama bulan ini adalah gerhana matahari total yang akan terjadi pada Rabu, 12 Agustus 2026.

Bayangan Bulan akan melintasi sebagian wilayah Greenland, Islandia, Rusia bagian utara, Samudra Atlantik, dan Spanyol bagian utara. Gerhana mencapai puncaknya pada pukul 15.46 UTC.

Pengamat di Spanyol utara akan menikmati fase totalitas menjelang matahari terbenam. Momen tersebut berpotensi menampilkan fenomena Diamond Ring, yakni ketika cahaya Matahari membentuk titik terang menyerupai cincin berlian di tepi Bulan sesaat sebelum atau sesudah fase totalitas.

Sementara itu, wilayah di luar jalur gerhana masih berpeluang menyaksikan gerhana matahari sebagian.

Para ahli mengingatkan masyarakat untuk hanya menggunakan kacamata gerhana bersertifikat atau filter surya khusus saat mengamati Matahari. Melihat Matahari secara langsung tanpa pelindung yang sesuai dapat menyebabkan kerusakan mata permanen.

Puncak Hujan Meteor Perseid

Fenomena berikutnya adalah hujan meteor Perseid, yang mencapai puncaknya pada malam 12–13 Agustus, dengan aktivitas maksimum diperkirakan terjadi sekitar pukul 03.00 UTC pada 13 Agustus.

Perseid dikenal sebagai salah satu hujan meteor terbaik setiap tahun. Dalam kondisi langit gelap tanpa polusi cahaya, fenomena ini dapat menghasilkan 50 hingga 100 meteor per jam.

Meteor-meteor Perseid bergerak sangat cepat dan sering memunculkan bola api (fireball) serta jejak cahaya panjang yang spektakuler.

Waktu terbaik untuk mengamatinya adalah setelah tengah malam hingga menjelang fajar, jauh dari cahaya perkotaan.

Kesejajaran Langka Enam Planet

Pada pagi hari 13 Agustus, para pengamat langit juga berkesempatan menyaksikan kesejajaran enam planet.

Sekitar 30–60 menit sebelum Matahari terbit, planet Merkurius, Jupiter, Mars, Saturnus, Uranus, dan Neptunus akan tampak berjajar di langit timur.

Merkurius, Jupiter, Mars, dan Saturnus dapat diamati dengan mata telanjang apabila cuaca cerah. Sementara itu, Uranus dan Neptunus memerlukan bantuan teropong atau teleskop kecil.

Gerhana Bulan Parsial Dalam dan "Blood Moon"

Fenomena penutup bulan Agustus adalah gerhana bulan parsial dalam pada 28 Agustus 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Nasional
Data Terbaru, BPS Catat Pen...

Kobaran Api Meluas, Karhutla di Gunung Bromo Belum Padam

51 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Daerah
Kobaran Api Meluas, Karhutl...

Mau Tujuh Belasan di Istana? Segera Daftarkan Diri

Mau Tujuh Belasan di Istana? Segera Daftarkan Diri

05 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.