Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polandia Pertimbangkan Didirikannya Pangkalan AS

4 Kamis, 06 Agu 2026, 02:15 WIB | Oleh:
Polandia Pertimbangkan Didirikannya Pangkalan AS Polandia Pertimbangkan Didirikannya Pangkalan AS Doc: gov.pl
Ket. Pawel Zalewski

WARSAWA – Polandia yang berbatasan dengan Ukraina dan Russia, sedang mengadakan pembicaraan dengan Amerika Serikat (AS) mengenai kemungkinan mendirikan pangkalan permanen AS di wilayahnya, kata Wakil Menteri Pertahanan Polandia pada Rabu (5/8).

Saat ini hampir 10.000 tentara AS ditempatkan di negara-negara anggota NATO dan Uni Eropa, hampir semuanya berdasarkan sistem rotasi.

Pekan lalu, AS meluncurkan tinjauan formal terhadap kehadiran militernya di Eropa, yang bertujuan untuk mendorong benua tersebut agar turut memikul tanggung jawab utama atas pertahanan konvensionalnya.

Namun Polandia, yang memainkan peran strategis di sayap timur NATO dan mengalokasikan sekitar 5 persen dari PDB-nya untuk pertahanan, berupaya memperkuat kehadiran AS di wilayahnya.

"Kami telah menyelesaikan tahap awal (proses tersebut), belum lagi kemauan politik yang telah diungkapkan sejak lama," kata Wakil Menteri Pertahanan Polandia, Pawel Zalewski, kepada stasiun televisi publik TVP.

Menhan Zalewski menambahkan bahwa Warsawa telah diberitahu oleh Washington DC tentang pembentukan tim Amerika yang akan menjadi mitra (Polandia) dalam pembicaraan tersebut.

“AS dan Polandia sudah bertukar proposal, kata Wamenhan Zalewski seraya mengklarifikasi bahwa proposal tersebut belum resmi.

Washington DC telah melayangkan kritik keras terhadap sejumlah negara Eropa yang menolak mengizinkan pasukan AS menggunakan pangkalan NATO di wilayah mereka dalam perang melawan Iran.

Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, juga mengancam akan mengurangi kontribusi negaranya terhadap anggaran aliansi NATO jika negara-negara tertentu menolak untuk menghormati komitmen yang dibuat tahun lalu pada KTT NATO di Den Haag, Belanda.

Pada pertemuan puncak tersebut, negara-negara sekutu NATO berjanji untuk mengalokasikan setidaknya 5 persen dari PDB mereka untuk pengeluaran keamanan pada tahun 2035, termasuk 3,5 persen yang khusus dialokasikan untuk pengeluaran militer. SB/AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Istana Nilai Dugaan Penyadapan Kepala Negara dan Sejumlah Pejabat Negara Mengarah ke Makar

Istana Nilai Dugaan Penyadapan Kepala Negara dan Sejumlah Pejabat Negara Mengarah ke Makar

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.