Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mentan Andi Amran Sulaiman Serahkan Bantuan Traktor kepada Kelompok Tani di Semarang.

📅 Jumat, 07 Agu 2026, 13:02 WIB | Oleh:
Mentan Andi Amran Sulaiman Serahkan Bantuan Traktor kepada Kelompok Tani di Semarang. Doc: Antara Foto
Ket. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berdialog dengan petani saat meninjau persawahan di di Desa Wonosari, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (6/8).

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meninjau persawahan sekaligus menyerahkan bantuan traktor kepada kelompok tani untuk mempercepat modernisasi pertanian dan meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani di Semarang, Jawa Tengah.

"Kalau saya kasih satu traktor, bisa dipakai?," kata Mentan kepada para petani saat melakukan peninjauan perkembangan persawahan di Desa Wonosari, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, sebagaimana keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Dalam dialog dengan petani di wilayah itu, Mentan langsung menghadiahi satu unit traktor kepada kelompok tani usai mendengar curahan hati petani saat melakukan inspeksi mendadak (sidak).

20260807130106_F1B15FD7-14B5-4834-B385-970276553B43.jpeg

Bantuan diputuskan seketika setelah Mentan melihat para petani, yang mayoritas ibu-ibu, masih menanam padi secara manual di sawah tersebut.

Amran menghampiri para petani dan berbincang santai mengenai kondisi usaha tani mereka. Di sela percakapan, ia menawarkan bantuan traktor kepada kelompok tani agar pekerjaan mengolah lahan menjadi lebih cepat dan efisien.

Salah seorang petani, Jadiyah, mengaku khawatir tidak mampu mengoperasikan alat tersebut. Mendengar hal itu, Mentan segera menawarkan solusi agar traktor tersebut tetap memberikan manfaat ekonomi bagi kelompok tani.

"Kalau belum bisa mengoperasikan, disewakan saja. Kan sewanya sekitar satu juta rupiah per hektare. Nanti bisa menjadi tambahan pendapatan kelompok," ujar Mentan.

Mentan kemudian meminta jajarannya segera mencatat identitas kelompok tani agar bantuan dapat segera diproses.

Selain traktor, ia juga membuka kemungkinan pemberian alat tanam modern agar pekerjaan petani tidak lagi mengandalkan tenaga manual.

"Ini nanti traktornya saya kasih, supaya tidak lagi tanam pakai tangan. Kalau perlu kita bantu juga alat tanamnya," kata Amran.

Suasana sawah pun berubah hangat ketika para petani baru mengetahui bahwa sosok yang mengajak mereka berbincang adalah Menteri Pertanian.

Sebelumnya, Mentan Amran sempat memperkenalkan dirinya dengan nada bercanda sebagai ketua penyuluh petani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan Ini, Ada Pestapora, The Weeknd hingga JBC Fun Run

10 Event Jakarta Akhir Pekan Ini, Ada Pestapora, The Weeknd hingga JBC Fun Run

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.