Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

JD Vance: Kekuatan Militer Bukan Solusi

📅 Jumat, 19 Jun 2026, 01:20 WIB | Oleh:
JD Vance: Kekuatan Militer Bukan Solusi Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Arsip foto - Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance.

ISTANBUL - Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance, Kamis (18/6) mengkritik kepanikan yang muncul di Israel terkait nota kesepahaman yang baru ditandatangani antara Amerika Serikat dan Iran serta menekankan bahwa penggunaan kekuatan militer tidak dapat menjadi solusi bagi seluruh persoalan keamanan nasional.

Dalam wawancara dengan The New York Times, Vance mengatakan dirinya menilai reaksi berlebihan yang muncul di Israel terasa ganjil karena didasari oleh ketidakpercayaan terhadap Amerika Serikat.

“Saya menganggap kepanikan yang terjadi di Israel ini agak aneh karena menurut saya hal itu berasal dari ketidakpercayaan. Padahal Amerika telah memperoleh kepercayaan dari kawasan tersebut,” kata Vance.

Ia menegaskan bahwa Washington telah memberikan dukungan yang besar kepada Israel dan pemerintahnya selama bertahun-tahun. Karena itu, menurutnya, anggapan bahwa kesepakatan dengan Iran merupakan perjanjian yang buruk tidak didukung oleh fakta.

“Kami telah melakukan banyak hal untuk entitas dan pemerintah tersebut. Gagasan bahwa kami membuat kesepakatan yang buruk tidak didukung oleh fakta dan tidak masuk akal jika melihat panjangnya hubungan yang telah terjalin,” ujarnya.

Vance mengakui bahwa sebagian besar kalangan politik dan masyarakat Israel sangat sensitif terhadap kesepakatan tersebut. Menurutnya, kepanikan yang muncul sebagian dipicu oleh informasi yang keliru mengenai isi perjanjian.

Ia juga menyinggung kritik yang disampaikan Kepala otoritas keamanan nasional Israel Itamar Ben-Gvir dan Kepala otoritas keuangan Bezalel Smotrich terhadap kesepakatan tersebut.

“Respons saya kepada mereka adalah, apa sebenarnya usulan Anda? Anda adalah entitas dengan sembilan juta penduduk. Anda tidak bisa menyelesaikan setiap masalah keamanan nasional hanya dengan membunuh,” kata Vance.

Ia menilai kesepakatan tersebut akan memberikan manfaat bagi seluruh kawasan Timur Tengah, dunia internasional, termasuk Israel sendiri.

Menurut Vance, perjanjian itu telah berhasil mencapai salah satu tujuan utama Amerika Serikat, yakni mengakhiri program nuklir Iran.

“Kami telah menghancurkan program nuklir mereka. Kami telah membawa Iran ke titik di mana mereka menawarkan berbagai hal yang, apakah nantinya benar-benar dilaksanakan atau tidak, masih harus dilihat. Namun enam bulan lalu, hal-hal itu bahkan hanya bisa dianggap sebagai impian,” ujarnya.

Vance menambahkan bahwa proses negosiasi masih perlu diberikan kesempatan untuk berjalan. Ia menekankan pentingnya menilai tindakan Iran berdasarkan implementasi nyata, bukan hanya pernyataan.

“Mari kita biarkan proses negosiasi ini berjalan. Mari kita lihat apakah tindakan Iran benar-benar sesuai dengan apa yang mereka katakan. Dan berikan sedikit penghargaan kepada Amerika Serikat, yang menurut saya telah menjadi mitra luar biasa bagi pemerintah Israel selama bertahun-tahun,” kata Vance.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Kemenhub Tuan Rumah Rangkaian Pertemuan 17th ACWG-RASA

17 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
Kemenhub Tuan Rumah Rangkai...

Di Jember, PTPN I Jaga Praja dan Ekonomi Petani Pemilik Lahan

26 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Daerah
Di Jember, PTPN I Jaga Praj...

PT KAI Berhasil Angkut 324.579 Ton Hasil Perkebunan

31 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
PT KAI Berhasil Angkut 324....

Maung Merintih Kesakitan Usai Menabrak Midian

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Maung Merintih Kesakitan Us...
Polri Geledah 12 Lokasi dalam Penyidikan Dugaan Korupsi PLN, Asabri, dan Krakatau Steel

Polri Geledah 12 Lokasi dalam Penyidikan Dugaan Korupsi PLN, Asabri, dan Krakatau Steel

09 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.