Atasi Karhutla Kaltim, BNPB Siapkan 3 Ton Garam untuk Modifikasi Cuaca
📅 Kamis, 17 Sep 2026, 13:57 WIB | Oleh: Tim PenulisMerespons ancaman polusi udara tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim menerbitkan kebijakan darurat berupa pengalihan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau sekolah daring.
Kebijakan belajar dari rumah ini diterapkan di wilayah terdampak asap, salah satunya Kota Samarinda, yang dijadwalkan berlangsung dari tanggal 17 hingga 19 September 2026.
Plt Kepala Disdikbud Kaltim Armin menegaskan langkah ini diambil demi mengutamakan keselamatan para siswa.
"Kami meminta Kepala Satuan Pendidikan agar berkoordinasi langsung dengan orang tua atau wali murid untuk melakukan pengawasan penuh selama pembelajaran secara daring dilaksanakan demi menghindari risiko gangguan pernapasan atau ISPA pada anak-anak," jelas Armin.
Melalui pelaksanaan OMC ini, pemerintah berharap peluang turunnya hujan dapat meningkat, terutama di wilayah yang masih menghadapi kondisi kering dan terdampak kabut asap akibat karhutla.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjaga keselamatan masyarakat dan mengurangi dampak bencana hidrometeorologi di Kaltim.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!