Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RI Diminta Setop Jual Bahan Mentah, Kekayaan Tropis Harus Jadi Produk Bernilai Tinggi

30 Kamis, 17 Sep 2026, 15:18 WIB | Oleh: Tim Redaksi
RI Diminta Setop Jual Bahan Mentah, Kekayaan Tropis Harus Jadi Produk Bernilai Tinggi RI Diminta Setop Jual Bahan Mentah, Kekayaan Tropis Harus Jadi Produk Bernilai Tinggi Doc: istimewa
Ket. Menteri Pertanian periode 2000-2004 yang juga Pakar Agribisnis Prof. Dr. Ir. Bungaran Saragih saat menjadi keynote speaker dalam seminar nasional Rice Resilience Forum 2026: “Membangun Ekosistem Perberasan Indonesia yang Berdaya Saing, Tangguh terhadap Perubahan Iklim, dan Berkelanjutan dari Hulu hingga Hilir yang digelar di ICE BSD, Kamis (17/9)

JAKARTA – Menteri Pertanian periode 2000-2004 yang juga Pakar Agribisnis Prof. Dr. Ir. Bungaran Saragih, menegaskan masa depan Indonesia bergantung pada keberanian membangun bioekonomi tropis bernilai tinggi, bukan sekadar menjual kekayaan hayati sebagai bahan mentah.

Hal itu disampaikan dalam seminar nasional Rice Resilience Forum 2026: “Membangun Ekosistem Perberasan Indonesia yang Berdaya Saing, Tangguh terhadap Perubahan Iklim, dan Berkelanjutan dari Hulu hingga Hilir yang digelar di ICE BSD, Kamis (17/9).

Dalam acara tersebut turut hadir Direktur Hilirisasi Hasil Tanaman Pangan Kementan, Khudori, Pengamat Pertanian, Amri Ilmma, CEO Edufarmer, Prihasto Setyanto, Direktur Pengadaan Perum BULOG

Bungaran menekankan lagi, apakah kekayaan hayati tropis akan terus kita jual sebagai bahan mentah. "Atau kita transformasikan menjadi ilmu, teknologi, produk bernilai tinggi, dan kemakmuran rakyat?" ujar Bungaran.

Menurutnya, Indonesia sebagai negara tropis dan kepulauan terbesar di dunia punya modal besar: energi matahari sepanjang tahun, keanekaragaman hayati, hingga sumber genetik yang bisa diolah jadi pangan, energi, obat, hingga biomaterial.

Namun, potensi tidak otomatis jadi kekuatan. Pertanian harus dipandang sebagai Sistem Agro-Industri Nasional yang mencakup benih, pupuk, alat mesin, pengolahan, logistik, hingga pembiayaan.

Hilirisasi Butuh Huluisasi

 Bungaran menekankan, hilirisasi yang kuat tidak akan terjadi tanpa huluisasi yang kuat.

"Huluisasi berarti memperdalam kemampuan sejak awal: penguasaan sumber daya genetik, industri benih dan bibit, kesehatan tanah, hingga pengorganisasian produsen. Kualitas industri hilir ditentukan sejak di hulu," tegasnya.

Ia juga meluruskan, hilirisasi bukan sekadar membangun pabrik. Hilirisasi adalah peningkatan ekosistem dari komoditas menjadi produk, teknologi, hingga kekayaan intelektual. Contohnya kelapa sawit yang sudah jadi produsen terbesar dunia, tapi pekerjaan rumah masih banyak soal produktivitas kebun rakyat dan pengolahan limbah. Begitu juga tebu yang bukan hanya gula, tapi bisa jadi bioetanol, listrik, dan pupuk dalam sistem biorefinery.

Butuh Logistik dan Ekonomi Sirkular

Sebagai negara kepulauan, Indonesia butuh arsitektur logistik agro-maritim yang menghubungkan sentra produksi, pelabuhan, gudang, rantai dingin, dan pasar. Selain itu, bioekonomi harus bersifat sirkular, di mana limbah menjadi bahan baku rantai berikutnya.

Ia mengingatkan prinsip "Balance and Progress" yang ia dapat saat Expo Osaka 1970: kemajuan harus menciptakan keseimbangan.

Lima Agenda Menuju 2045

Untuk mewujudkan visi Indonesia 2045, Prof. Bungaran menawarkan lima agenda:

1. Peta jalan huluisasi-hilirisasi per komoditas dan per wilayah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
Daerah
Sebuah Boat Terbakar di Nus...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan Ini, Ada LANY, UNGU hingga Jakarta Fashion Week 2027

7 Event Jakarta Akhir Pekan Ini, Ada LANY, UNGU hingga Jakarta Fashion Week 2027

30 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.