Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemilik Akun Bantah Disebut Rekan WNA Terduga Pembunuh Penyu

📅 Rabu, 16 Sep 2026, 15:42 WIB | Oleh:
Pemilik Akun Bantah Disebut Rekan WNA Terduga Pembunuh Penyu Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi.
Ket. Status akun media sosial @dylan_yuchenzeng yang diunggah terlihat sejumlah orang hendak mengonsumsi penyu, hewan yang dilindungi serta identitas terduga pelaku pembunuh penyu diketahui WNA inisial WS, untuk membantu penegak hukum menangkap dan memprosesnya sesuai dengan aturan yang berlaku.

MAKASSAR -- Pemilik akun media sosial @dylan_yuchenzeng membantah disebut sebagai rekan warga negara asing (WNA) berinisial WS yang diduga membunuh penyu di perairan Raja Ampat, Papua Barat Daya.

"Saya bukan rekan WS, bukan peserta kegiatan tersebut, dan tidak terlibat dalam dugaan perburuan penyu," tulis pemilik akun tersebut dalam klarifikasi tertulis yang diterima di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu.

Klarifikasi tersebut disampaikan untuk menanggapi pemberitaan Antara pada Selasa (15/9) yang menyebut unggahan dari akun @dylan_yuchenzeng "diduga rekannya" dan memperlihatkan bagian tubuh penyu dalam sebuah panci untuk dikonsumsi.

Pemilik akun tersebut membantah keterangan mengenai status dirinya dalam pemberitaan itu.

"Sebaliknya, saya adalah pihak yang menyuarakan kasus ini dan ikut mendorong agar kasus tersebut mendapat perhatian publik dan penanganan pihak berwenang," tulisnya.

Menurut dia, pemberitaan tersebut menyebabkan identitas dan akun media sosialnya disalahartikan sebagai pihak yang terlibat dalam kasus itu sehingga dirinya menerima serangan dan tuduhan di media sosial.

Ia menegaskan tidak terlibat dalam kegiatan yang diduga dilakukan WS dan menyatakan ikut mendorong agar kasus tersebut diproses oleh pihak berwenang.

Sebelumnya, petugas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar mengamankan WS di area keberangkatan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Senin (14/9) sekitar pukul 17.00 WITA.

WS diamankan ketika hendak melakukan perjalanan menggunakan pesawat AirAsia nomor penerbangan AK335 dari Makassar menuju Kuala Lumpur.

"Kami mengamankan yang bersangkutan saat terindikasi akan melakukan perjalanan dengan pesawat AirAsia nomor penerbangan AK335 rute Makassar tujuan Kuala Lumpur," kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar Abdi Widodo Subagio di Makassar, Selasa (15/9).

Berdasarkan identitas keimigrasian, WS bernama Wei Sang dan berprofesi sebagai pelatih penyelam (instructor trainer).

WS diduga melakukan perburuan satwa dilindungi jenis penyu di perairan Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Kasus tersebut bermula dari laporan masyarakat mengenai dugaan aktivitas penangkapan ikan menggunakan senapan (spearfishing) di perairan Paynemo, Kabupaten Raja Ampat.

Dalam video yang beredar di media sosial, seorang pria diduga menembak seekor penyu menggunakan senapan ikan. Peristiwa tersebut kemudian mendapat perhatian publik dan pemerintah daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
Ekonomi
Peta Jalan Energi Nasional ...
Luar Negeri
Tunisia Siap Turun Tangan R...
Advertisement
Kebakaran di Luar Area Bandara, Operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta Dipastikan Tetap Normal

Kebakaran di Luar Area Bandara, Operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta Dipastikan Tetap Normal

16 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.