Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rano Karno Gagas Serial AI “Rimba Raya”, Ajak Generasi Muda Kembali Cintai Alam

📅 Minggu, 16 Agu 2026, 00:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rano Karno Gagas Serial AI “Rimba Raya”, Ajak Generasi Muda Kembali Cintai Alam Doc: Antara
Ket. Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno (kedua dari kiri) membeberkan alasan menggagas pembuatan serial sinematik berjudul “Rimba Raya” kepada awak media di Jakarta, Sabtu (15/8).

Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menggagas pembuatan serial sinematik yang menggunakan bantuan kecerdasan buatan (AI) bertajuk “Rimba Raya” yang menyoroti berubahnya hubungan antara manusia dengan alam.

“Lihatlah anak-anak, ya mungkin tidak usah melihat terlalu jauh, cucu saya. Dia tahu harimau tapi tidak tahu bentuknya, segala macam,” kata Rano Karno dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu.

Pria yang lekat dengan karakter Doel dari serial televisi hit berjudul “Si Doel Anak Betawi” itu mengatakan bahwa gagasan awal dari cerita “Rimba Raya” berasal dari adanya perubahan cara generasi baru berinteraksi dengan dunia dan semakin jauhnya pengalaman langsung dengan alam.

Gagasan tersebut kemudian dikembangkan menjadi dunia, karakter, dan perjalanan cerita dari karakter Rimba dan Raya.

Dia menyampaikan serial itu memiliki kekuatan pada cara bercerita yang menghadirkan alam Indonesia melalui perspektif hiburan yang relevan dengan generasi masa kini.

Diharapkan cerita yang dihadirkan dapat membuat generasi baru kembali melihat alam bukan sekadar sebagai latar kehidupan, tetapi sebagai sesuatu yang dekat, hidup, dan menjadi bagian penting dari perjalanan manusia.

Melalui pendekatan hiburan (entertainment), Rano menyebut alam hadir sebagai bagian dari dunia cerita, perjalanan karakter, konflik, rasa ingin tahu, dan pengalaman emosional yang dibangun sepanjang kisah.

“Sebetulnya ini penyadaran kepada kita semua bahwa betapa pentingnya alam, bukan hanya hutan dengan segala isinya. Dan kedua mungkin, ini kan sebetulnya buat anak-anak, buat cucu supaya mereka mengenal bagaimana bisa mencintai lingkungan, karena memang segmen ini saya lebih pendekatan kepada anak-anak,” ujar dia.

Direktur Utama Karnos Visual Magic Anton Soeharyo menyebut kekuatan Rimba Raya berada pada kemampuannya untuk mengajak penonton menikmati sebuah cerita terlebih dahulu.

Dari pendekatan tersebut dia berharap akan muncul rasa ingin tahu tentang hutan, kehidupan yang ada di dalamnya, hubungan manusia dengan alam, dan tentang apa yang mungkin hilang ketika hubungan tersebut perlahan menjauh dari kehidupan sehari-hari dalam benak generasi muda.

Serial itu juga diharapkan dapat menjadi pemantik dari adanya pemikiran bahwa manusia berperan dalam membangun kembali hubungan yang sehat dengan alam tanpa merusak segala isinya.

“Rimba Raya kami kembangkan sebagai sebuah karya entertainment yang menjadikan alam bukan sekadar latar, tetapi bagian penting dari perjalanan ceritanya,” kata Anton.

Serial “Rimba Raya” digarap oleh Karnos Visual Magic berkolaborasi dengan Vidio dan Artha Graha Peduli. Nantinya, akan ditayangkan secara perdana di platform Vidio pada 17 Agustus 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Karhutla 6 Hektare di Gowa ...
Advertisement
Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.