Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

📅 Senin, 14 Sep 2026, 18:57 WIB | Oleh:
Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Doc: ANTARA
Ket. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya Sadat memberikan sambutan pada Indonesia Application Summit (InApps) 2026 di Tangerang, Banten, Senin (14/9).

TANGERANG, BANTEN - Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan aplikasi digital kini telah menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat, mulai dari bekerja, belajar, bertransaksi, menikmati hiburan hingga membangun usaha.

"Kita bekerja melalui aplikasi, belajar melalui aplikasi, bertransaksi, menikmati hiburan, bahkan membangun usaha melalui aplikasi," kata Teuku Riefky saat memberikan sambutan pada Indonesia Application Summit (InApps) 2026 di Tangerang, Banten, Senin (14/9).

Menurut dia, kondisi tersebut menunjukkan industri aplikasi tidak sekadar berkaitan dengan perkembangan teknologi, tetapi telah menjadi bagian penting dari masa depan ekonomi digital Indonesia.

"Karena itu, ketika kita berbicara mengenai industri aplikasi, sesungguhnya kita sedang berbicara mengenai masa depan ekonomi digital Indonesia," ujarnya.

Ia mengatakan perkembangan kecerdasan buatan menghadirkan peluang yang semakin besar bagi industri aplikasi di Indonesia. Namun, kemajuan teknologi tersebut harus berjalan seiring dengan penerapan etika dan tata kelola yang baik.

Teuku Riefky mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah menempatkan ekonomi kreatif sebagai salah satu mesin baru pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kebijakan tersebut diterjemahkan melalui Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf) 2026-2045.

Rindekraf melibatkan sekitar 24 kementerian dan lembaga dalam pelaksanaannya dengan tujuan memperkuat pengembangan ekonomi kreatif secara nasional serta mendukung pemerintah daerah.

"Di dalam Rindekraf ini ada 21 subsektor ekonomi kreatif. Ada yang berbasis kebudayaan, desain, teknologi digital dan media. Dari 21 subsektor ini, ada tujuh subsektor ekonomi kreatif yang menjadi prioritas, termasuk subsektor aplikasi," katanya.

Teuku Riefky menjelaskan jumlah subsektor ekonomi kreatif meningkat dari sebelumnya 17 menjadi 21 subsektor. Sejumlah subsektor baru berkaitan erat dengan perkembangan teknologi digital, antara lain teknologi baru, konten digital dan pengisi suara.

Menurut dia, subsektor teknologi baru mencakup berbagai kegiatan ekonomi kreatif yang memanfaatkan kecerdasan buatan, rantai blok, internet untuk segala, teknologi Web3, data skala besar hingga keamanan siber.

"Ini kita jadikan subsektor tersendiri dan ada direktoratnya sendiri. Begitu juga dengan konten digital yang juga memiliki direktorat tersendiri," ujarnya.

Teuku Riefky mengatakan perkembangan sektor ekonomi kreatif  tercermin dari besarnya investasi yang masuk. Pada 2025, nilai investasi sektor ekonomi kreatif mencapai sekitar Rp180 triliun, dengan subsektor aplikasi menjadi salah satu penyumbang investasi terbesar, yakni sekitar Rp54,23 triliun.

Sementara itu, kontribusi ekonomi kreatif terhadap produk domestik bruto Indonesia saat ini mencapai sekitar 7,38 persen.

Teuku Riefky menyoroti besarnya keterlibatan generasi muda dan perempuan dalam sektor ekonomi kreatif. Berdasarkan data yang disampaikan, sekitar 63 persen tenaga kerja sektor tersebut berasal dari generasi Z dan milenial, sementara 58 persen di antaranya merupakan perempuan.

Like, Share, Comment:

Komentar (1)

Marketing VALTEKINDO
Marketing VALTEKINDO
15 Sep 2026, 13:43 WIB.

Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis dengan arah kebijakan ekonomi kreatif ke depan, terlebih lagi melihat data empiris di mana 63 persen tenaga kerja kini didominasi oleh generasi muda serta besarnya partisipasi perempuan, yang membuktikan secara nyata bahwa industri teknologi digital Indonesia kini tumbuh menjadi ekosistem yang jauh lebih inklusif.

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemkot Bogor Tertibkan 516 ...
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.