Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Di Forum Dunia, Adik Kim Jong Un Sebut Hanya 'Orang-orang Bodoh' yang Percaya Korea Utara akan Hentikan Program Nuklir

28 Kamis, 17 Sep 2026, 15:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Di Forum Dunia, Adik Kim Jong Un Sebut Hanya 'Orang-orang Bodoh' yang Percaya Korea Utara akan Hentikan Program Nuklir Di Forum Dunia, Adik Kim Jong Un Sebut Hanya 'Orang-orang Bodoh' yang Percaya Korea Utara akan Hentikan Program Nuklir Doc: AFP
Ket. Kim Yo Jong, saudara perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, menghadiri resepsi di Balai Besar Rakyat setelah parade militer pada peringatan 80 tahun kemenangan atas Jepang dan berakhirnya Perang Dunia II, di Beijing pada 3 September 2025

SEOUL - Kim Yo Jong, saudara perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un yang berpengaruh mengatakan, Kamis (17/9), status negara bersenjata nuklir itu adalah "mutlak". Ia menyebut mereka yang berharap denuklirisasi negara itu sebagai "idiot".

Korea Utara secara hukum telah mengukuhkan statusnya sebagai negara pemilik senjata nuklir, kepemimpinannya menyatakan persenjataan nuklir negara itu bersifat permanen dan tidak dapat diubah.

Presiden AS Donald Trump baru-baru ini mengatakan Pyongyang memiliki 57 senjata nuklir "sangat ampuh", sementara Seoul menyebutkan angkanya antara 80 dan 120.

"Posisi Korea Utara sebagai negara pemilik senjata nuklir bersifat mutlak dan tidak dapat diubah dengan cara apa pun," kata Kim Yo Jong, dalam sebuah pernyataan yang disiarkan Kantor Berita Pusat Korea (KCNA).

Arsenal nuklir Pyongyang "memberikan kontribusi signifikan untuk mencegah tindakan keji dari para penjahat internasional", katanya.

Pernyataan Kim disampaikan saat Konferensi Umum Badan Energi Atom Internasional yang sedang berlangsung di Wina. Dia mengatakan bahwa "obrolan konyol yang sudah biasa" tentang upaya melucuti senjata nuklir Korea Utara sudah diperkirakan.

"Jika mereka percaya bahwa itu benar-benar mungkin, mereka hanya akan mendengar omong kosong dari orang-orang bodoh," katanya.

"Tidak peduli seberapa retorika pun kekuatan-kekuatan yang bermusuhan menyangkalnya, kenyataan bahwa posisi nuklir Korea Utara telah ditetapkan secara permanen secara fisik dan hukum tidak dapat berubah sedikit pun," tambahnya.

Persenjataan nuklir Korea Utara telah meluas sejak pertemuan puncak kedua antara Kim dan Trump gagal pada tahun 2019 karena perselisihan mengenai imbalan yang akan diterima Pyongyang atas langkah-langkah menuju denuklirisasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Mengagetkan, Satu Prajurit Kopassus Ini Jadi Tersangka

1.5 jam yang lalu | Marcellus Widiarto

Nasional
Mengagetkan, Satu Prajurit ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Dikabarkan Dipanggil KPK Hari Ini, MAKI: Jika Mangkir Lagi KPK Harus Jemput Paksa

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Dikabarkan Dipanggil KPK Hari Ini, MAKI: Jika Mangkir Lagi KPK Harus Jemput Paksa

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.