Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terbesar Ketiga di Indonesia, KemenPU Siap Bangun Bendungan Raksasa Rp9,8 Triliun di Sultra

📅 Kamis, 17 Sep 2026, 12:25 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Terbesar Ketiga di Indonesia, KemenPU Siap Bangun Bendungan Raksasa Rp9,8 Triliun di Sultra Doc: istimewa
Ket. Desain Bendungan Pelosika di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra). Ini akan menjadi bendungan terbesar di ketiga di Indonesia setelah Bendungan Jatiluhur dan Jatigede

JAKARTA– Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan proyek raksasa di Sulawesi Tenggara. Bendungan Pelosika di Kabupaten Konawe akan dibangun sebagai bendungan terbesar di Sultra dan terbesar ketiga di Indonesia setelah Bendungan Jatiluhur dan Jatigede.

Pembangunan ini menjadi bagian dari target infrastruktur baru bidang Sumber Daya Air tahun 2025–2029 untuk memperkuat ketahanan pangan, air, pengendalian banjir, dan energi.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, pembangunan bendungan harus selaras dengan jaringan irigasi agar manfaatnya optimal untuk petani.

“Suplai air yang berkelanjutan menjadi kunci peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani,” kata Dody, Kamis (17/9).

Saat ini, Bendungan Pelosika berada pada tahap pemrograman dan siap lelang, dengan masa pelaksanaan 2026–2030. Anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp9,8 triliun.

Secara teknis, bendungan ini sangat besar. Total kapasitas tampung 1,117 miliar m³ dengan tampungan efektif 808 juta m³. Luas genangan mencapai 5.451,56 hektare dengan daerah tangkapan air 2.780,93 km². Tipe bendungan adalah urugan inti clay dengan tinggi 63 meter, panjang puncak 404,26 meter, dan lebar 15 meter.

Manfaatnya 4 in 1:

1. Irigasi: Mendukung layanan irigasi seluas 20.458 hektare (12.678 ha fungsional + 7.780 ha potensial). Dampaknya, indeks pertanaman naik dari 220% menjadi 300%. Artinya, petani yang biasanya panen 2 kali setahun bisa panen 3 kali setahun.

2. Air Baku: Menyediakan air baku 750 liter per detik untuk 540.000 jiwa di Kabupaten Konawe.

3. Pengendali Banjir: Mengurangi risiko banjir dari 19.330 hektare menjadi 6.301 hektare di 10 kecamatan, yakni Asinua, Abuki, Lambuya, Uepai, Unaaha, Konawe, Anggaberi, Wawotobi, Wonggeduku, dan Pondidaha.

4. Energi: Mendukung pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) 40 MW dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung 261,12 MW.

Dilengkapi pelimpah utama tipe ogee dan pelimpah darurat tipe broad-crest untuk keamanan, kehadiran Bendungan Pelosika diharapkan menjadi game changer bagi ketahanan pangan, air, dan energi di Sulawesi Tenggara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Daerah
Kemarau Panjang Tekan Budi ...
Advertisement
Pertamina Pertahankan Harga BBM untuk Oktober

Pertamina Pertahankan Harga BBM untuk Oktober

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.