Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Atasi Karhutla Kaltim, BNPB Siapkan 3 Ton Garam untuk Modifikasi Cuaca

📅 Kamis, 17 Sep 2026, 13:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Atasi Karhutla Kaltim, BNPB Siapkan 3 Ton Garam untuk Modifikasi Cuaca Doc: ANTARA
Ket. Pesawat Cessna 208B Grand Caravan EX dengan nomor registrasi PK-SNL terparkir di Bandara APT Pranoto Samarinda dan siap diterbangkan melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada 15–19 September 2026 di Kota Samarinda.

SAMARINDA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengintensifkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyiapkan tiga ton Natrium Klorida (NaCl) atau garam guna memicu hujan buatan di wilayah Kalimantan Timur yang tengah dilanda kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan.

Tenaga Ahli Kepala BNPB Marsma TNI Albertus Irianto di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Kamis (17/9), mengatakan keberadaan awan yang berpotensi menghasilkan hujan menjadi peluang untuk membantu mengurangi dampak asap dan kondisi kering di sejumlah daerah.

"Kami berharap awan yang berpotensi dapat menurunkan hujan, sehingga kondisi di wilayah terdampak dapat berangsur membaik,” ujar Albertus usai rapat penanganan siaga darurat karhutla dan kekeringan di Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda.

Albertus menjelaskan pada Rabu (16/9) penyemaian awan dilakukan di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara pada pukul 08.20–10.20 WITA.

Selanjutnya, operasi serupa bergeser ke wilayah Kutai Timur dan Kota Samarinda pada pukul 12.02–14.25 WITA. Pada sore hari pukul 17.02 WITA operasi dilanjutkan dengan menyasar Kota Balikpapan, Kabupaten Kutai Barat, Kutai Kartanegara, dan Kabupaten Penajam Paser Utara.

Sementara untuk pelaksanaan OMC pada Kamis (17/9) BNPB telah menyiagakan tiga ton NaCl sebagai bahan semai.

Ia menjelaskan pelaksanaan OMC didasarkan pada analisis dan prakiraan cuaca, termasuk potensi pertumbuhan awan serta perkiraan akumulasi curah hujan berkategori ringan hingga sedang di sejumlah wilayah.

Berdasarkan pemantauan meteorologi, potensi pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Kaltim saat ini berada pada kategori sedang hingga tinggi dengan peluang sekitar 50–70 persen.

Meski demikian, menurutnya, upaya modifikasi cuaca tetap perlu diiringi dengan pemantauan kondisi atmosfer dan titik panas secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim Buyung Dodi Gunawan mengatakan ada lonjakan karhutla akibat cuaca kering ekstrem di sejumlah wilayah, khususnya kawasan lahan gambut yang membutuhkan penanganan khusus.

"Penanganan tidak hanya dilakukan ketika kebakaran terjadi, tetapi juga melalui pemantauan, pencegahan, dan kesiapsiagaan. Kami terus mengoptimalkan personel dan koordinasi lintas instansi agar titik panas tidak berkembang menjadi kebakaran besar," ucapnya.

Dampak sebaran asap akibat karhutla ini juga memicu penurunan kualitas udara yang signifikan di ibu kota provinsi.

Kepala Laboratorium Kesehatan Kaltim Muhammad Yunus mengonfirmasi angka Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Kota Samarinda telah menyentuh kategori Tidak Sehat dengan parameter kritis PM2,5.

"Berdasarkan pola pemantauan, kualitas udara diperkirakan masih dapat memburuk pada malam hingga dini hari akibat fenomena inversi suhu yang menjebak polutan asap karhutla di permukaan udara. Kami mengimbau warga untuk membatasi aktivitas di luar ruangan," kata Yunus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Nasional
PPI Apresiasi Polda Metro J...
Daerah
Peringati Harhubnas 2026, G...
Daerah
Menjaga Hutan Bromo Perlu I...

Wisata Kawah Ijen Masih Tertutup Walau Api telah Padam

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Wisata Kawah Ijen Masih Ter...
Nasional
Perairan Indonesia Sudah Me...
Advertisement
Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

17 Sep 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.