Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Festival Pangan Lokal Angkat Warisan Kuliner Warga Kepulauan Seribu

📅 Kamis, 17 Sep 2026, 15:34 WIB | Oleh:
Festival Pangan Lokal Angkat Warisan Kuliner Warga Kepulauan Seribu Doc: ANTARA/HO-Pemkab Kepulauan Seribu
Ket. Festival Pangan Lokal di Kelurahan Kepulauan Kelapa.

JAKARTA -- Festival Pangan Lokal di Kelurahan Pulau Kelapa yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu, Kementerian Kebudayaan RI dan Komunitas Orang Pulo mengangkat warisan kuliner sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat Kepulauan Seribu.

“Festival ini digelar untuk mengenalkan kekayaan pangan lokal sebagai bagian dari warisan budaya,” kata Sekretaris Camat Kepulauan Seribu Utara, Supriyadi, di Jakarta, Kamis.

Supriyadi menilai pelaksanaan festival itu menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal, mengolah, sekaligus melestarikan pangan lokal yang telah menjadi bagian dari kehidupan warga Kepulauan Seribu.

"Festival ini menjadi wadah untuk mengenalkan pangan lokal sebagai bagian dari budaya masyarakat sekaligus mendorong kreativitas dan potensi ekonomi warga," katanya.

Ia menjelaskan kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar semakin mengenal bahan pangan yang tumbuh dan dikonsumsi masyarakat Kepulauan Seribu.

Festival Pangan Lokal juga menjadi sarana edukasi sejak dini agar anak-anak semakin mengenal pangan lokal di wilayah kepulauan.

Berbagai kegiatan turut memeriahkan festival, mulai seni tari dan pencak silat, demonstrasi memasak bolu kukus sukun, lomba kreasi olahan pisang, ubi, jagung, dan singkong, hingga bazar jajanan tradisional.

Peserta juga mengikuti talkshow bertajuk "Pangan Lokal sebagai Warisan Budaya dan Kekuatan Ekonomi Rakyat" bersama Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan DKI Jakarta Desse Yussubrasta. Selain itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan edukasi mengenai keamanan pangan.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Dewan Kabupaten Kepulauan Seribu Utara, Sahdan, mengatakan Festival Pangan Lokal di Pulau Kelapa tidak hanya mempererat silaturahmi warga, tetapi juga membuka peluang untuk memperkenalkan potensi pangan lokal kepada wisatawan.

Ia berharap festival tersebut dapat menjadi ruang promosi bagi produk olahan masyarakat.

Menurut dia, semakin kekayaan pangan khas Kepulauan Seribu dikenal, membuat peluang pengembangan ekonomi warga dan sektor pariwisata juga semakin terbuka.

"Kami ingin potensi pangan lokal juga bisa semakin dikenal wisatawan. Sehingga, dapat memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...

Pemkot Bandung Gaspol Gelar Gerakan Pangan Murah

38 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Pemkot Bandung Gaspol Gelar...

Badan Informasi Geospasial Susun Peta Banjir Sumatra

53 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Badan Informasi Geospasial ...
Luar Negeri
Russia Peringatkan Barat: P...
Advertisement
Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

17 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.