Fortuner Terseret 1 Kilometer Tertabrak KA Ijen Ekspres di Jember, Pengemudi Meninggal
📅 Kamis, 17 Sep 2026, 15:55 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
JEMBER – Kecelakaan naas terjadi di perlintasan sebidang wilayah Desa Gambirono, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (17/9) sekitar pukul 12.00 WIB.
Sebuah Toyota Fortuner putih tertabrak Kereta Api Ijen Ekspres relasi Malang–Ketapang saat melintas di perlintasan sebidang pada petak jalan Tanggul–Bangsalsari.
Benturan tersebut mengakibatkan mobil terseret hingga sekitar satu kilometer dari titik tabrakan awal. Pengemudi Fortuner, Yusril Nur Ibnu, warga Kecamatan Umbulsari, Jember, dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Jenazah korban kemudian dibawa ke Puskesmas Bangsalsari.
Sementara itu, tidak ada korban dari pihak penumpang maupun petugas KA Ijen Ekspres. Kereta sempat berhenti untuk menjalani pemeriksaan setelah insiden sebelum kembali melanjutkan perjalanan.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan kecelakaan terjadi di Km 173+060 petak jalan Tanggul–Bangsalsari. Berdasarkan laporan petugas di lapangan, mobil minibus bergerak dari arah selatan ketika hendak melewati perlintasan.
Masinis KA Ijen Ekspres disebut telah membunyikan semboyan 35 atau isyarat peringatan secara berulang. Namun, karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindarkan.
Kepolisian menyebut perlintasan tersebut sebenarnya telah dilengkapi palang pintu. Namun, tidak terdapat petugas yang berjaga di lokasi saat kejadian.
Menurut Tommy, palang pintu tersebut sudah tersedia sekitar dua tahun, tetapi hingga kini belum memiliki petugas penjaga. KAI telah berada di lokasi dan akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan terkait kondisi perlintasan tersebut.
Akibat kecelakaan itu, perjalanan KA Ijen Ekspres sempat mengalami keterlambatan. Setelah pemeriksaan terhadap rangkaian selesai dan kereta dinyatakan aman, KA kembali berjalan sekitar pukul 12.19 WIB. Total keterlambatan perjalanan tercatat sekitar 46 menit.
Kepolisian kembali mengingatkan pengguna jalan agar tidak langsung menerobos perlintasan sebidang. Pengendara diminta berhenti terlebih dahulu, melihat kondisi jalur dari kedua arah, dan memastikan tidak ada kereta yang akan melintas sebelum menyeberang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!