Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

JICAF 2026 Resmi Dimulai, Seniman Pendatang Baru Dapat Panggung Lewat Sparks

📅 Kamis, 17 Sep 2026, 15:30 WIB | Oleh:
JICAF 2026 Resmi Dimulai, Seniman Pendatang Baru Dapat Panggung Lewat Sparks Doc: Koran Jakarta/Paundra Zakirulloh
Ket. Jakarta Illustration and Creative Arts Fair (JICAF) 2026 resmi dimulai pada Kamis (17/9/2026) di Agora Mall Lifestyle, kawasan Thamrin, Jakarta Pusat. Gelaran seni ilustrasi dan kreatif ini berlangsung selama tiga pekan hingga 5 Oktober 2026 dengan menghadirkan karya dari seniman profesional serta pendatang baru.

JAKARTA - Jakarta Illustration and Creative Arts Fair (JICAF) 2026 resmi dimulai pada Kamis (17/9/2026) di Agora Mall Lifestyle, kawasan Thamrin, Jakarta Pusat. Gelaran seni ilustrasi dan kreatif ini berlangsung selama tiga pekan hingga 5 Oktober 2026 dengan menghadirkan karya dari seniman profesional serta pendatang baru.

Ada yang berbeda dalam penyelenggaraan JICAF tahun ini karena panitia menghadirkan program Sparks yang secara khusus memberikan ruang bagi seniman pendatang baru. Program tersebut menjadi wadah bagi kreator yang baru memulai perjalanan karier untuk memperkenalkan karya mereka kepada publik.

Co-Founder sekaligus Fair Director JICAF Sunny Gho mengatakan, program Sparks dibuat untuk membuka kesempatan bagi seniman yang belum memiliki pengalaman profesional panjang. Peserta program tersebut bahkan tidak diwajibkan mempunyai portofolio profesional untuk dapat tampil dalam JICAF 2026.

"Tahun lalu semuanya digabung, seniman profesional dan pendatang baru sama saja," ungkap Sunny.

Pada penyelenggaraan tahun ini, JICAF membagi peserta ke dalam dua kategori, yakni Professional dan Sparks. Kategori Professional diperuntukkan bagi seniman yang telah bekerja secara profesional setidaknya selama tiga tahun serta memiliki pengalaman mendapatkan pekerjaan dari klien dalam periode tersebut.

Sementara itu, Sparks dirancang dengan pendekatan yang berbeda karena tidak menjadikan pengalaman profesional sebagai syarat utama. Program tersebut lebih melihat karakter karya dan keunikan suara artistik dari para kreator yang baru memulai karier.

"Di bagian ini ada 60 seniman, nah, kami punya Sparks yang baru di tahun ini. Kami tidak melihat seberapa hebat kamu berkarya, tetapi bagaimana kami memberikan kesempatan kepada yang baru mulai untuk langsung ikut JICAF tanpa portofolio apa pun," tegas Sunny.

Dalam proses kurasi Sparks, JICAF tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis seorang seniman. Keunikan karya dan karakter artistik menjadi hal yang diperhatikan untuk melihat potensi masing-masing peserta.

"Untuk Sparks, kami hanya melihat apakah suara kamu unik dan karyanya menarik. Tidak dinilai apakah anatominya kurang atau benar, karena para juri tidak menilai itu," kata Sunny.

Kehadiran program tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman baru bagi seniman pendatang baru yang mendapatkan kesempatan tampil dalam festival. Mereka juga memiliki ruang untuk memperkenalkan karya sekaligus membangun pengalaman di tengah ekosistem seni dan industri kreatif.

"Yang kami pastikan adalah memberikan kesempatan itu di JICAF supaya mereka punya panggung dan bisa berkembang juga," sambungnya.

JICAF 2026 juga menghadirkan Board of Curators yang terdiri dari praktisi dengan latar belakang beragam. Mereka berasal dari dunia film, desain, ilustrasi, penerbitan, seni, hiburan, hingga budaya populer.

Beberapa nama yang terlibat sebagai kurator antara lain Marchella FP, Hadi Ismanto, Ykha Amelz, Andrey Noelfry, Irvine Priscillia, dan Nicola Schwartz. Selain itu, Adjis Doaibu turut bergabung sebagai kurator dengan membawa perspektif dari dunia hiburan dan budaya populer.

Khusus kategori Sparks, Sherina Munaf juga terlibat sebagai salah satu kurator. Pengalamannya sebagai musisi, aktor, dan kreator di industri kreatif menjadi perspektif tambahan dalam melihat potensi serta karakter artistik para kreator generasi baru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
Advertisement
Tanggapan Gibran terkait Putusan MK soal Keabsahan Ijazah SMA Miliknya

Tanggapan Gibran terkait Putusan MK soal Keabsahan Ijazah SMA Miliknya

07 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.