Flu Burung Akhirnya Jebol Benteng Pertahanan Terakhir Tasmania
📅 Jumat, 14 Agu 2026, 01:07 WIB | Oleh: Deri HenriawanTASMANIA - Menteri Industri Primer dan Sumber Daya Air Tasmania Gavin Pearce kepada para wartawan mengatakan bahwa pengujian pada seekor burung skua cokelat migran yang ditemukan mati di pantai barat laut negara bagian itu menunjukkan hasil positif untuk flu burung H5N1 yang sangat patogen.
Dia mengatakan bahwa burung tersebut ditemukan oleh staf Dinas Taman dan Margasatwa (Parks and Wildlife Service) yang telah melakukan pengawasan aktif di wilayah pesisir.
Dengan demikian, Tasmania menjadi negara bagian keenam sekaligus terakhir di Australia yang melaporkan kasus H5N1. Virus tersebut pertama kali terdeteksi di daratan utama Australia, tepatnya di Negara Bagian Australia Barat (Western Australia/WA), pada Juni lalu.
Pearce mengatakan bahwa otoritas di negara bagian tersebut telah bekerja sama dengan para ahli industri, margasatwa, dan biosekuriti untuk memperkuat pengawasan, kesiapsiagaan, serta mekanisme penanganan.
"Saya ingin meyakinkan warga Tasmania bahwa kami siap merespons flu burung H5 ini, dan kami akan terus memberikan pembaruan seiring dengan ketersediaan informasi lebih lanjut," ujarnya.
Menteri Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Australia Julie Collins pada Rabu (12/8) mengumumkan bahwa pemerintah federal telah memperoleh 1.500 vial vaksin H5N1 sebagai tahap awal yang akan diberikan kepada burung-burung berisiko tinggi yang berada di penangkaran.
Menteri Lingkungan Hidup Tasmania Guy Barnett pada Kamis (13/8) mengatakan bahwa negara bagian tersebut akan mulai memvaksinasi hingga 350 ekor burung parrot perut oranye (orange-bellied parrot) yang sangat terancam punah di tempat penangkaran setelah mendapat persetujuan. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!