Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mendikdasmen Ingatkan Pentingnya Sertifikat Pelatihan Bagi Lulusan SMK

📅 Kamis, 17 Sep 2026, 15:32 WIB | Oleh:
Mendikdasmen Ingatkan Pentingnya Sertifikat Pelatihan Bagi Lulusan SMK Doc: ANTARA/Hana Dewi Kinarina Kaban
Ket. Mendikdasmen Abdul Mu'ti (tengah) melakukan tanya jawab dengan media usai kegiatan Peluncuran Pemuktahiran Dapodik Lembaga Kursus untuk Penguatan Tata Kelola Menuju Pendataan Terintegrasi di Jakarta Pusat pada Kamis (17/9).

JAKARTA -- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengingatkan murid jenjang SMK agar membekali diri dengan dua sertifikat, yakni ijazah yang dikeluarkan satuan pendidikan formal serta sertifikat pelatihan yang diterbitkan lembaga kursus dan pelatihan.  

Menurutnya, para murid dari berbagai jenjang pendidikan, termasuk yang menempuh pendidikan vokasi SMK tetap membutuhkan penguasaan keterampilan yang tidak diberikan di sekolah akibat dari keterbatasan waktu maupun pilihan bidang peminatan.

"Murid yang di vokasi pun juga tetap perlu untuk memiliki pengalaman dan sertifikat berkaitan dengan dunia kerjanya,” kata Mu’ti dalam kegiatan Peluncuran Pemuktahiran Dapodik Lembaga Kursus di Jakarta Pusat, Kamis.

Mu'ti menambahkan sertifikat pelatihan dari lembaga kursus dan pelatihan dapat melengkapi ijazah yang diperoleh peserta didik dari satuan pendidikan formal tempat mereka belajar. 

“Makanya ini yang dulu sering saya sampaikan bahwa lulusan-lulusan SMK itu bisa punya dua sertifikat. Satu adalah ijazah dari lembaga di mana mereka belajar, yang kedua itu sertifikat pelatihan-pelatihan yang dibekalkan melalui berbagai lembaga kursus dan pelatihan,” katanya. 

Ia menjelaskan keterampilan tambahan tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi lulusan SMK ketika memasuki dunia kerja, sekaligus membuka peluang untuk bekerja pada bidang yang lebih beragam.  

Karena itu, Mu’ti juga mengingatkan satuan pendidikan formal dan lembaga kursus serta pelatihan perlu bersinergi agar peserta didik memperoleh keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.  

Dengan demikian, kata dia, lulusan SMK tidak hanya mengandalkan ijazah sebagai bukti telah menyelesaikan pendidikan, namun juga memiliki sertifikat keterampilan yang menunjukkan kompetensi tambahan yang telah mereka miliki.  

“Supaya mereka punya life skill yang tidak hanya bersifat akademi, tapi juga berupa keterampilan-keterampilan yang membekali mereka untuk dapat bekerja, baik sebagai pegawai maupun sebagai entrepreneur atau wirausahawan yang mandiri dengan keterampilan yang mereka miliki,” kata Mu'ti.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...

Pemkot Bandung Gaspol Gelar Gerakan Pangan Murah

36 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Pemkot Bandung Gaspol Gelar...

Badan Informasi Geospasial Susun Peta Banjir Sumatra

51 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Badan Informasi Geospasial ...
Luar Negeri
Russia Peringatkan Barat: P...
Advertisement
Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

17 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.