Ngeri, Agentic AI Kini Bisa Tembus Keamanan Siber Tanpa Bantuan Peretas Manusia
📅 Rabu, 16 Sep 2026, 17:20 WIB | Oleh: AlfredBerdasarkan hasil pengujian, Ensign InfoSecurity menyimpulkan bahwa pelaku serangan siber tidak selalu membutuhkan model AI dengan biaya mahal untuk mendapatkan kemampuan serangan cukup tinggi.
Namun, kemampuan AI belum sepenuhnya dapat diandalkan untuk menjalankan serangan hingga tahap yang lebih jauh di dalam sistem targetnya.
Meskipun seluruh model yang diuji berhasil mendapatkan akses awal ke targetnya, setidaknya separuh model AI mengalami kesulitan ketika harus mencuri kredensial dan berpindah dari satu sistem ke sistem lainnya.
Tidak ada satupun dari 10 model yang diuji yang mampu mencapai tingkat keberhasilan tinggi dalam menghindari sistem deteksi keamanan Endpoint Detection and Response (EDR) ketika serangan berlangsung.
"Jadi 10 model AI berhasil memperoleh akses ke jaringan, semuanya berhasil masuk. Namun, kemampuannya menurun ketika harus bergerak ke sistem yang lebih dalam," kata Adithya.
Temuan tersebut menunjukkan tuntutan peningkatan upaya pengamanan sistem digital.
Ensign menyampaikan bahwa kontrol identitas yang kuat, segmentasi jaringan, dan pemantauan perilaku dapat mempersulit penyerang untuk bergerak lebih jauh dan memanfaatkan akses awal untuk memperluas serangan ke sistem lain.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!