Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

WNA Terduga Pembunuh Penyu Ditangkap Imigrasi Makassar

📅 Rabu, 16 Sep 2026, 15:32 WIB | Oleh:
WNA Terduga Pembunuh Penyu Ditangkap Imigrasi Makassar Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi Kantor Imigrasi Kelas I Khus
Ket. WNA inisial WS (tengah) terduga pembunuh penyu di Raja Ampat, diamankan saat hendak melarikan diri ke Kuala Lumpur, di area keberangkatan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

MAKASSAR -- Seorang Warga Negara Asing (WNA) berinisial WS terduga pembunuh penyu ditangkap petugas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar saat hendak melarikan diri di area keberangkatan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

"Kami mengamankan yang bersangkutan saat terindikasi akan melakukan perjalanan dengan pesawat AirAsia nomor penerbangan AK335 rute Makassar tujuan Kuala Lumpur," kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar Abdi Widodo Subagio, di Makassar, Selasa.

Terduga WS berprofesi pelatih penyelam (instructor trainer), diduga kuat melakukan perusakan lingkungan dan pembunuhan satwa dilindungi jenis Penyu belimbing di Perairan Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Kasus ini bermula dari laporan masyarakat adanya aktivitas spearfishing (penombakan ikan) yang dilakukan terduga pelaku di wilayah Perairan Paynemo, Kabupaten Raja Ampat.

Tragisnya, kegiatan dilakukannya itu diduga menyasar satwa laut yang dilindungi seperti penyu. Dari video yang beredar dan viral di media sosial, terlihat ia menembak seekor penyu belimbing dengan senjata penembak ikan.

Penyu tersebut sedang tersudut di antara karang dan rumput laut. Tembakannya diarahkan hingga mengenai leher penyu itu. Diduga usai hewan dilindungi ini tewas, dibawa untuk dikonsumsi.

Bersangkutan diamankan Tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) di area keberangkatan Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, pada Senin (14/9) sekitar pukul 17.00 WITA.

Penangkapan tersebut diambil, kata Abdi, sebagai langkah tepat merespons permohonan pencegahan ke luar negeri yang diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Raja Ampat berkaitan perbuatannya.

"Tindakan ini (penangkapan) dilakukan agar proses penegakan hukum di Indonesia bisa diselesaikan terlebih dahulu," ujar Abdi menegaskan.

Sebab, dikhawatirkan terduga pelaku melarikan diri dari jerat hukum, Pemkab Raja Ampat segera melayangkan surat permohonan bernomor 500.5.6.5/342/2026 pada tanggal 14 September 2026 untuk mencegah kepulangannya.

Laporan tersebut dengan cepat ditindaklanjuti tim Bidang Tempat Pemeriksaan Imigrasi di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, sehingga dapat diamankan sebelum berangkat ke Kuala Lumpur, Malaysia.

"Selama proses penjemputan dan pengamanan di area bandara, situasi berjalan aman, tertib, dan kondusif tanpa ada perlawanan," tutur Abdi menambahkan.

Sebagai langkah tindak lanjut, Imigrasi Makassar terus menjalin koordinasi intensif dengan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat dan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sorong.

Kini WS ditahan sementara di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar untuk selanjutnya dilakukan pengawalan dan di serahkan kepada Kantor Imigrasi Sorong untuk pemeriksaan lebih lanjut termasuk penerapan hukum pidananya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Menterinya aja kena OTT KPK :D
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
Luar Negeri
Uganda Akhirnya Sukses Takl...

Tunisia Siap Turun Tangan Redakan Konflik Yaman

40 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Tunisia Siap Turun Tangan R...
Luar Negeri
Konflik Yaman Memanas, 125....

Meksiko Nyatakan Tak Mau Didikte Asing

56 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Meksiko Nyatakan Tak Mau Di...
Advertisement
Air Bersih Mulai Sulit di Jakarta, BPBD DKI Minta Warga Segera Lapor 112

Air Bersih Mulai Sulit di Jakarta, BPBD DKI Minta Warga Segera Lapor 112

16 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.