Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sensus Ekonomi 2026, BPS Cirebon Bidik 46 Ribu Unit Usaha di Seluruh Wilayah.

📅 Senin, 22 Jun 2026, 13:19 WIB | Oleh:
Sensus Ekonomi 2026, BPS Cirebon Bidik 46 Ribu Unit Usaha di Seluruh Wilayah. Doc: Antara Foto
Ket. Kondisi usaha peternakan domba di Kota Cirebon, Jawa Barat.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon, Jawa Barat, menargetkan pendataan bisa menyasar sekitar 46 ribu unit usaha dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang digelar hingga akhir Agustus 2026 di seluruh wilayah tersebut.

Kepala BPS Kota Cirebon Samiran mengatakan pelaksanaan sensus tersebut menjadi langkah penting, dalam menyediakan data ekonomi yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan di berbagai sektor.

“Sensus Ekonomi ini bukan hanya kegiatan pendataan, tetapi fondasi penting untuk menghasilkan data yang dapat digunakan pemerintah dalam menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran,” katanya di Cirebon, Senin.

Ia menjelaskan kegiatan sensus akan melibatkan 232 petugas yang menyisir seluruh aktivitas usaha di Kota Cirebon, termasuk sektor formal maupun informal.

Menurut dia, sektor perdagangan masih menjadi kontributor terbesar dengan porsi sekitar 33 persen, disusul sektor pariwisata yang mencakup usaha hotel dan kuliner sebesar 22 persen.

“Komposisi ini menunjukkan struktur ekonomi Kota Cirebon masih bertumpu pada perdagangan dan pariwisata,” ujarnya.

Samiran menekankan pentingnya partisipasi pelaku usaha dalam memberikan data yang benar kepada petugas sensus, agar hasil yang diperoleh dapat menggambarkan kondisi ekonomi secara akurat.

“Kami mengharapkan dukungan penuh dari masyarakat dan pelaku usaha agar data yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi di lapangan,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Cirebon Effendi Edo menegaskan Sensus Ekonomi 2026 merupakan instrumen penting dalam memperkuat kebijakan pembangunan berbasis data.

Menurut dia, pemerintah daerah membutuhkan data yang valid untuk memetakan struktur ekonomi, daya saing usaha, hingga potensi investasi di Kota Cirebon.

Ia menambahkan hasil sensus akan digunakan sebagai dasar perumusan berbagai program pembangunan ekonomi, termasuk penguatan UMKM dan pengembangan investasi di Kota Cirebon, dengan tetap menjamin kerahasiaan data sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kebijakan yang baik harus didukung data yang akurat agar pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...

Ubah Air Payau agar Bisa Diminum Jadi Solusi Atasi Kekeringan

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Ubah Air Payau agar Bisa Di...
Luar Negeri
Filipina Pimpin Komitmen Do...

Akhirnya, Nusron Wahid Bakal Diperiksa KPK

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Akhirnya, Nusron Wahid Baka...
Luar Negeri
Demo Pelajar di Prancis Ric...
Luar Negeri
Tak Lagi Dijegal, Hungaria ...
Luar Negeri
AS Hancurkan Kapal Terduga ...
Advertisement
ASDP Perkuat Pengaturan Operasional Berbasis Keselamatan, Layanan Ketapang–Gilimanuk Kembali Lancar

ASDP Perkuat Pengaturan Operasional Berbasis Keselamatan, Layanan Ketapang–Gilimanuk Kembali Lancar

06 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.