Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Riau dan PLN Percepat Program Listrik Desa di 102 Lokasi Tahun 2026

📅 Rabu, 16 Sep 2026, 17:40 WIB | Oleh:
Pemprov Riau dan PLN Percepat Program Listrik Desa di 102 Lokasi Tahun 2026 Doc: ANTARA/BAYU PRATAMA S
Ket. Arsip foto - Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau bersama PT PLN (Persero) mempercepat pelaksanaan program pembangunan listrik perdesaan di 102 lokasi sepanjang tahun 2026 dengan menyasar masyarakat yang memang masih membutuhkan. 

“Program ini terus berkelanjutan. Hari ini kita berdiskusi sekaligus mengevaluasi beberapa capaian yang sudah sesuai harapan dan beberapa yang masih perlu kita selesaikan. Kita juga tetap merencanakan langkah ke depan,” kata Syahrial di Pekanbaru, Rabu (a6/9).

Menurutnya, rasio elektrifikasi di Riau telah meningkat dibandingkan beberapa tahun sebelumnya yang masih 92 persen. Meski demikian, masih terdapat sejumlah wilayah yang membutuhkan intervensi karena kondisi geografis dan karakteristik setiap kabupaten dan kota berbeda.

Oleh karena itu, pemerintah kabupaten dan kota diminta terus memperbarui data, termasuk informasi mengenai kondisi jaringan, jumlah masyarakat yang belum terlayani, serta kebutuhan pengembangan kelistrikan di setiap wilayah.

Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Riau dan Kepulauan Riau, Didik Wicaksono, mengatakan pihaknya mendapat penugasan pembangunan listrik perdesaan tahun ini meningkat dibandingkan sebelumnya. Pada 2025, sebanyak 62 lokasi dapat diselesaikan melalui koordinasi PLN dengan pemerintah daerah dan pihak terkait.

“Alhamdulillah, sebanyak 62 lokasi tahun lalu bisa kita selesaikan. Tahun ini lebih banyak lagi, yaitu 102 lokasi. Mudah-mudahan ini bisa segera kita selesaikan,” ujar Didik.

Akan tetapi lanjutnya hasil verifikasi menunjukkan masih terdapat sejumlah persoalan dalam data usulan. Di antaranya lokasi yang ternyata telah memperoleh sambungan listrik, data yang tercatat lebih dari sekali, hingga wilayah yang sudah berlistrik tetapi mengalami persoalan kualitas tegangan.

“Ada beberapa yang datanya ganda. Ada yang ternyata sudah menyala tetapi masih masuk dalam usulan. Ada juga lokasi yang sudah berlistrik, tetapi kondisi tegangannya masih menjadi persoalan,” jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Nasional
Jadwal TKA untuk Jenjang SM...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.