Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PBB Kecam Serangan Houthi yang Menyasar Arab Saudi

📅 Rabu, 16 Sep 2026, 17:25 WIB | Oleh:
PBB Kecam Serangan Houthi yang Menyasar Arab Saudi Doc: UN News

NEW YORK — Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengecam serangan Houthi yang menargetkan infrastruktur sipil dan energi di Arab Saudi. Lembaga itu menegaskan pentingnya menjaga keamanan maritim di Laut Merah, seperti dilansir Asharq Al-Awsat.

PBB juga menekankan pentingnya memulihkan dan menghormati hak dan kebebasan navigasi di Selat Bab al-Mandab. Seruan tersebut disampaikan pada sidang darurat Dewan Keamanan PBB, Selasa (15/9).

Selat Bab al-Mandab merupakan jalur maritim yang menjadi perhatian dalam konteks keamanan regional dan internasional. Asisten Sekretaris Jenderal PBB untuk Timur Tengah, Eropa, Amerika, Asia dan Pasifik, Khaled Khiari, merujuk pada serangan terbaru terhadap Arab Saudi.

Menurut dia, memulihkan dan menghormati hak serta kebebasan navigasi di Laut Merah dan Selat Bab al-Mandab sangat diperlukan. Khiari mengatakan kebebasan navigasi di kawasan tersebut harus dijalankan sesuai hukum internasional dan resolusi Dewan Keamanan PBB.

Salah satu resolusi yang disebut dalam pembahasan tersebut adalah Resolusi 2722. Khiari juga memperingatkan dampak yang dapat muncul jika gangguan di jalur maritim tersebut terus berlangsung.

Menurut dia, gangguan tersebut berpotensi memengaruhi perdamaian dan keamanan internasional. Selain itu, kondisi tersebut dapat berdampak terhadap pasar energi global dan ketahanan pangan.

Negara-negara yang paling rentan juga berpotensi menghadapi dampak ekonomi yang lebih besar akibat gangguan pada jalur perdagangan maritim. Karena itu, PBB menekankan pentingnya menjaga kelancaran navigasi di Laut Merah dan Selat Bab al-Mandab.

Penghormatan terhadap hak serta kebebasan navigasi dinilai perlu dilakukan berdasarkan hukum internasional dan resolusi Dewan Keamanan. Pembahasan di Dewan Keamanan berlangsung di tengah perhatian terhadap keamanan maritim di kawasan Laut Merah.

PBB menilai gangguan yang berkepanjangan di jalur tersebut tidak hanya berdampak pada kawasan. Selain itu dapat memiliki konsekuensi terhadap kondisi ekonomi dan keamanan global.

Melalui sidang tersebut, PBB kembali menegaskan pentingnya keamanan maritim serta penghormatan terhadap hukum internasional. PBB juga menyerukan pemulihan hak dan kebebasan navigasi di Laut Merah dan Selat Bab al-Mandab untuk mencegah dampak lebih luas. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Nasional
Pemkab Banyuwangi Gandeng A...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.