Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Biaya Jadi Warga Negara AS Kian Tak Terjangkau, Kini Tembus 1.300 Dollar

📅 Selasa, 23 Jun 2026, 16:08 WIB | Oleh:
Biaya Jadi Warga Negara AS Kian Tak Terjangkau, Kini Tembus 1.300 Dollar Doc: Pexels

WASHINGTON DC - Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) AS, Senin (22/6), mengusulkan peningkatan biaya permohonan kewarganegaraan sekitar 75 persen dari 760 dolar AS (Rp13,5 juta) menjadi 1.330 dolar AS (Rp24 juta), menurut catatan yang diterbitkan dalam Federal Register.

"Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) mengusulkan untuk menyesuaikan biaya yang dikenakan oleh Layanan Kewarganegaraan dan Imigrasi AS (USCIS) untuk Formulir N-400, dan Formulir N-336, untuk mengakhiri opsi pengurangan biaya untuk Formulir N-400, dan ketersediaan keringanan biaya untuk kedua formulir tersebut," menurut dokumen tersebut.

Para pemohon Formulis N-400 (pemegang kartu hijau) akan diharuskan membayar 1.330 dolar AS (Rp24 juta) untuk pengajuan secara manual dan 1.280 dolar AS (Rp23 juta) jika mereka mengajukan secara daring.

Biaya untuk Formulir N-336 (pemohon yang telah ditolak naturalisasinya di masa lalu) ditetapkan sebesar 1.475 dolar AS (Rp26 juta) untuk pengajuan manual dan 1.425 dolar AS (Rp25 juta) untuk pengajuan daring, menurut catatan tersebut.

Perubahan yang diusulkan akan memengaruhi ratusan ribu penduduk tetap legal setiap tahunnya, berpotensi menunda naturalisasi imigran berpenghasilan rendah, lapor Newsweek pada Senin.

"Usulan ini mewakili pergeseran signifikan dalam biaya untuk menjadi warga negara AS ... peningkatan biaya naturalisasi secara substansial berisiko mengubah kewarganegaraan menjadi manfaat yang kurang terjangkau bagi mereka yang berpenghasilan rendah," kata seorang mantan pejabat DHS kepada Newsweek.

Awal bulan ini, Departemen Luar Negeri AS mengatakan akan menawarkan janji temu wawancara yang dipercepat untuk pencari visa turis dan bisnis dengan membayar biaya tambahan 750 dolar AS (Rp13 juta).

Pada Mei, AS mengambil pendekatan baru terhadap pemberian izin tinggal di dalam negeri, yang sekarang hanya diberikan dalam keadaan luar biasa, kata Layanan Kewarganegaraan dan Imigrasi AS (USCIS). Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.