Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Desil Bukan Sekadar Deretan Angka, Melainkan Potret Buruk Sistem Pemutakhiran Data dan Kaburkan Keadilan Sosial

📅 Selasa, 08 Sep 2026, 18:24 WIB | Oleh:

Ke depan, mekanisme pemutakhiran idealnya berjalan dalam tiga lapisan.

Pertama, pembaruan mandiri yang mudah dilakukan warga. Kedua, verifikasi pemerintah daerah yang cepat untuk memastikan informasi tidak berhenti sebagai formulir. Ketiga, pemrosesan pusat yang transparan sehingga warga dapat mengetahui perkembangan usulannya.

Surabaya juga dapat memperkuat pemantauan perubahan sosial melalui kelurahan. Perubahan pekerjaan, anggota keluarga, kondisi kesehatan, atau kemampuan ekonomi dapat menjadi sinyal awal untuk pemutakhiran. Langkah ini bukan untuk menambah birokrasi, melainkan menangkap perubahan yang mungkin belum tercermin dalam data.

Literasi data masyarakat juga perlu diperkuat. Desil bukan label permanen tentang miskin atau kaya. Posisi tersebut merupakan pengelompokan kesejahteraan yang dapat berubah mengikuti kondisi dan pembaruan data.

Warga tidak sedang berjuang melawan sebuah angka. Mereka sedang memastikan agar data negara benar-benar mengenali kehidupannya.

Data yang baik bukan data yang tidak pernah berubah. Data yang baik adalah data yang mampu berubah ketika kenyataan berubah.

Jika DTSEN dapat bergerak seiring perubahan kehidupan warga, perlindungan sosial akan menjadi lebih tepat sasaran. Pada saat itulah angka tidak lagi sekadar mengelompokkan manusia, tetapi membantu negara melihat manusia secara lebih utuh. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...

Semburan asap di Pasar Baru

1 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Semburan asap di Pasar Baru

Antisipasi dampak abu vulkanik di TMII

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Antisipasi dampak abu vulka...
Advertisement
Karhutla Sampai Jakarta, Lapangan Sepak Bola di Pancoran Kebakaran

Karhutla Sampai Jakarta, Lapangan Sepak Bola di Pancoran Kebakaran

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.