Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ekspor Perikanan Sultra Tembus Rp171 Miliar, Pasar Global Makin Menggoda

📅 Selasa, 08 Sep 2026, 17:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ekspor Perikanan Sultra Tembus Rp171 Miliar, Pasar Global Makin Menggoda Doc: ANTARA/ Andry Denisah.
Ket. Ilustrasi - Nelayan menata ikan hasil tangkapan di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sodohoa, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

JAKARTA – Ekspor produk perikanan menjadi salah satu peluang besar untuk memperkuat kontribusi sektor kelautan terhadap perekonomian nasional.

Dengan potensi sumber daya yang melimpah dan permintaan pasar global yang terus berkembang, Indonesia perlu meningkatkan kualitas, daya saing, serta nilai tambah produk perikanan agar mampu memperluas pasar ekspor dan memberikan manfaat lebih besar bagi pelaku usaha serta nelayan.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat ekspor produk perikanan dari Sulawesi Tenggara (Sultra) mencapai 738 ton dengan nilai Rp171 miliar hingga pertengahan 2026.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP) Ishartini mengatakan kinerja ekspor perikanan tersebut turut menyokong perekonomian Sultra.

“Ekspor perikanan yang disertifikasi KKP telah mampu secara signifikan menyokong perekonomian Sulawesi Tenggara dengan kontribusi volume lebih dari 2.200 ton senilai Rp313 miliar pada tahun 2025,” kata Ishartini dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (8/9).

Sejumlah komoditas perikanan asal Sultra, seperti tuna, gurita, tenggiri, dan rajungan, telah dipasarkan ke berbagai negara, antara lain Amerika Serikat, Meksiko, Jepang, Australia, Singapura, Filipina, Thailand, Kanada, dan Republik Dominika.

Ishartini mengatakan KKP mendampingi 17 jenis komoditas perikanan dari Sultra untuk memenuhi persyaratan mutu yang ditetapkan negara tujuan ekspor.

Pendampingan tersebut mencakup penerapan Cara Budi daya Ikan yang Baik (CBIB), Cara Penanganan Ikan yang Baik di Atas Kapal (CPIB Kapal), Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP), serta Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP).

Menurut Ishartini, efektivitas layanan sertifikasi jaminan mutu dari hulu hingga hilir yang cepat dan berbasis daring turut mendukung penerimaan produk perikanan Sultra di pasar ekspor.

KKP juga mencatat selain memberikan kontribusi terhadap ekspor, aktivitas pengolahan hasil perikanan juga menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

Kepala Balai Mutu Kendari Muhammad Zamrud mengatakan saat ini terdapat 15 unit pengolahan ikan (UPI) ekspor yang menyerap 1.249 tenaga kerja, dengan rincian 468 pekerja laki-laki dan 781 perempuan.

KKP terus mendorong pemenuhan standar mutu hasil perikanan dari hulu hingga hilir untuk memperkuat daya saing produk perikanan Sultra sekaligus memperluas akses komoditas perikanan daerah ke pasar internasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Ekonomi
IHSG Hari Ini Bergerak Turu...
Luar Negeri
Trump Bantah Pernyataan Dub...
Advertisement
Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.