Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Hari Ini Tetap Perkasa, Bursa Asia Berguguran

📅 Selasa, 08 Sep 2026, 18:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Hari Ini Tetap Perkasa, Bursa Asia Berguguran Doc: ANTARA FOTODhemas Reviyanto
Ket. Ilustrasi-Seorang wanita berjalan melewati refleksi layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan daya tahan pasar domestik dengan ditutup menguat, meski mayoritas bursa saham Asia justru bergerak melemah.

Penguatan tersebut mencerminkan masih adanya sentimen positif dari dalam negeri yang mampu menopang pasar di tengah tekanan eksternal dan kehati-hatian investor terhadap perkembangan ekonomi global.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (8/9) sore, ditutup menguat 66,77 poin atau 1,01 persen ke posisi 6.686,44 di tengah pelemahan mayoritas bursa saham kawasan Asia.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 9,16 poin atau 1,40 persen ke posisi 665,58.

“IHSG menguat ditopang dari dukungan pasar seiring dengan posisi cadangan devisa Agustus yang terjaga, dimana membukukan sebesar 46,5 miliar dolar AS atau lebih tinggi dari posisi akhir Juli 2026 sebesar 145,3 miliar dolar AS,” ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus alias NIco dalam kajiannya di Jakarta.

Dari dalam negeri, Nico mengatakan membaiknya sentimen juga didukung setelah pembukaan kembali operasional beberapa bandara yang ditutup selama dua hari akibat erupsi dari Gunung Anak Krakatau.

“Aktivitas kembali beberapa bandara tersebut tentunya dapat mengaktifkan kembali roda ekonomi sektor logistik, supplay chain, pemulihan mobilitas dan konektivitas bisnis,” ujar Nico

Dari kawasan Asia, Nico menyatakan tensi geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran yang semakin memanas telah memberikan rasa kekhawatiran bagi pelaku pasar, dan mendorong kenaikan harga minyak berjangka karena kekhawatiran terhadap gangguan yang lebih dalam terhadap aliran energi melalui Hormuz.

Di sisi lain, pelaku pasar menunggu rincian kesepakatan antara Iran dengan Oman untuk mengatur pengiriman melalui Selat Hormuz. Sebelumnya Iran mengatakan kesepakatan dengan Oman untuk mengatur pengiriman melalui Selat Hormuz hampir selesai, yang memicu kekhawatiran atas meningkatnya kendali Teheran atas jalur air utama tersebut.

“Pasar semakin memperkirakan konflik Timur Tengah yang berpotensi berkepanjangan, sehingga kekhawatiran bahwa biaya energi yang lebih tinggi dapat memicu inflasi dan menunda penurunan suku bunga global,” ujar Nico.

Dari China, surplus perdagangan China tercatat sebesar 119,1 miliar dolar AS pada Agustus 2026 atau lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar 112,5 miliar dolar AS, dengan ekspor melonjak 25,0 persen year on year (yoy) menjadi 401,44 miliar dolar AS, sedangkan impor melonjak 28,2 persen (yoy) menjadi 282,36 miliar dolar AS.

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, delapan sektor menguat yaitu dipimpin sektor barang baku yang naik sebesar 1,94 persen, diikuti oleh sektor barang konsumen primer dan sektor industri yang naik masing-masing sebesar 1,56 persen dan 1,17 persen.

Sedangkan tiga sektor melemah yaitu sektor kesehatan turun paling dalam sebesar 0,67 persen, diikuti oleh sektor teknologi dan sektor barang konsumen non primer yang turun sebesar 0,58 persen dan 0,06 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
Advertisement
Karhutla Sampai Jakarta, Lapangan Sepak Bola di Pancoran Kebakaran

Karhutla Sampai Jakarta, Lapangan Sepak Bola di Pancoran Kebakaran

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.