Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Daerah Lain Alami Kekeringan, Enam Wilayah di Sumut Malah Dilanda Bencana Banjir

📅 Selasa, 08 Sep 2026, 19:10 WIB | Oleh:
Daerah Lain Alami Kekeringan, Enam Wilayah di Sumut Malah Dilanda Bencana Banjir Doc: ANTARA/HO-Pusdalops Sumut
Ket. Bencana banjir di Sumatera Utara.

MEDAN, SUMATERA BARAT - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara mencatat enam kabupaten/kota di provinsi itu dilanda bencana banjir

Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan dan Logistik BPBD Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan enam kabupaten/kota yang dilanda banjir merupakan laporan yang diterima Pusdalops Sumut.

"Berdasarkan laporan enam kabupaten/kota di Sumut dilanda banjir," ujar Sri Wahyuni di Medan, Selasa (8/9).

Pusdalops Sumut mendata enam kabupaten/kota yang dilanda banjir yakni Kabupaten Deliserdang,Kabupaten Nias Selatan,Kabupaten Nias Barat,Kabupaten Langkat,Kota Medan dan Kota Binjai.

Pusdalops mendata Kabupaten Langkat merupakan daerah yang paling terdampak yang mengakibatkan 2.678 kepala keluarga dari empat kecamatan terdampak.

Lalu, Kota Medan tercatat sebanyak 817 kepala keluarga dari satu kecamatan terdampak dan Kecamatan Kabupaten Nias Barat yang tercatat 595 kepala keluarga dari empat kecamatan terdampak.

Selanjutnya, Kota Binjai merupakan daerah yang terdampak keempat dengan mencatatkan 461 kepala keluarga lalu Kabupaten Deliserdang 30 kepala keluarga dari satu kecamatan.

Sedangkan banjir di Kabupaten Nias Selatan mengakibatkan fasilitas umum di Kecamatan Hilisalawa'ahe.

"Banjir yang melanda enam kabupaten/kota tersebut ada yang terjadi pada Sabtu (5/9), Minggu (6/9) dan Senin (7/9)," kata dia.

Ia mengatakan, upaya dan penanganan atas peristiwa tersebut telah dilakukan oleh masing-masing pemerintah setempat dan pemangku kebijakan terkait.

Sri Wahyuni mengatakan masing masing pemerintah setempat melakukan pendataan ke lokasi terdampak serta memantau perkembangan.

Selain itu, kata dia, BPBD Sumut juga berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten setempat dalam hal penanganan bencana di lokasi terdampak. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...

Semburan asap di Pasar Baru

1 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Semburan asap di Pasar Baru

Antisipasi dampak abu vulkanik di TMII

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Antisipasi dampak abu vulka...
Advertisement
Karhutla Sampai Jakarta, Lapangan Sepak Bola di Pancoran Kebakaran

Karhutla Sampai Jakarta, Lapangan Sepak Bola di Pancoran Kebakaran

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.