Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Venteny Perkuat Bisnis B2B Financial Services dan Employee Super App

📅 Selasa, 08 Sep 2026, 18:23 WIB | Oleh:
Venteny Perkuat Bisnis B2B Financial Services dan Employee Super App Doc: Venteny
Ket. Acara Public Expose Live 2026 yang diadakan Venteny. Perusahaan ini membukukan pendapatan Rp105,8 miliar pada semester I 2026, tumbuh 1,8 persen YoY, dengan strategi memperkuat bisnis B2B Financial Services dan Employee Super App.

JAKARTA — PT Venteny Fortuna International Tbk (Venteny) memaparkan kinerja dan strategi bisnis hingga semester I 2026 dalam ajang Public Expose Live 2026 yang digelar dalam rangka 49 tahun diaktifkannya kembali pasar modal Indonesia.

Kegiatan yang diselenggarakan atas undangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tersebut menjadi momentum bagi Venteny untuk menyampaikan perkembangan bisnis kepada pemegang saham, investor, dan pemangku kepentingan. Perseroan juga memaparkan strategi yang disiapkan untuk mempertahankan momentum pertumbuhan hingga akhir 2026.

Hingga semester I 2026, Venteny membukukan pendapatan bersih sebesar Rp105,8 miliar, tumbuh 1,8 persen secara year-on-year (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut ditopang oleh strategi pengembangan dua lini bisnis utama, yakni B2B Financial Services dan B2B2E Employee Super App. Perseroan berupaya menciptakan sinergi antara kedua lini tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan kualitas pertumbuhan.

B2B Financial Services Masih Jadi Penopang Utama

Lini B2B Financial Services masih menjadi kontributor terbesar terhadap pendapatan Venteny. Pada semester I 2026, lini bisnis tersebut menghasilkan pendapatan Rp60,9 miliar, atau sekitar 57,5 persen dari total pendapatan Perseroan. Pendapatan B2B Financial Services tumbuh 8,1 persen YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan ini antara lain didukung meningkatnya kebutuhan pelaku usaha terhadap solusi pembiayaan yang relevan, khususnya pada segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta korporasi. Venteny juga terus memperluas akses terhadap pembiayaan produktif dengan memanfaatkan teknologi dan memperkuat jaringan dalam ekosistem bisnisnya.

Di tengah industri pembiayaan yang terus berubah serta perkembangan regulasi, Perseroan menyatakan tetap menerapkan pendekatan pertumbuhan yang prudent. Kualitas portofolio dan keberlanjutan bisnis menjadi bagian penting dalam strategi tersebut.

Venteny juga terus membuka peluang ekspansi pasar melalui penguatan strategic partnership dan pengembangan berbagai inovasi solusi pembiayaan yang menyasar UMKM, pelaku bisnis, serta karyawan.

Langkah tersebut diarahkan untuk menjaga fundamental perusahaan tetap sehat sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi Perseroan dan para pemangku kepentingan.

Employee Super App Perluas Ekosistem Digital

Sementara itu, lini B2B2E Employee Super App mencatatkan pendapatan sebesar Rp44,9 miliar, yang berkontribusi 42,5 persen terhadap total pendapatan Venteny pada semester I 2026.

Kinerja tersebut mencerminkan meningkatnya kebutuhan perusahaan terhadap solusi digital yang dapat mengintegrasikan berbagai layanan untuk mendukung produktivitas, kesejahteraan finansial, serta engagement karyawan dalam satu ekosistem.

Melalui Employee Super App, Venteny berupaya memperluas relevansi layanannya bagi perusahaan sekaligus pengguna individu. Pengembangan ekosistem tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan engagement antara perusahaan, karyawan, dan berbagai layanan yang tersedia di dalam platform.

Ke depan, Perseroan akan mengoptimalkan basis pengguna dan jaringan perusahaan yang telah terbentuk melalui peningkatan penetrasi produk, penggunaan layanan, serta monetisasi.

Strategi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kontribusi B2B2E terhadap pendapatan sekaligus memperbesar lifetime value dari perusahaan dan pengguna yang berada dalam ekosistem Venteny.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Ekonomi
IHSG Hari Ini Bergerak Turu...
Luar Negeri
Trump Bantah Pernyataan Dub...
Advertisement
Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.