Foto: Inovasi pertanian melon berkelanjutan di Ngawi
-
📅 Selasa, 08 Sep 2026, 18:40 WIB
Petani muda memanen buah melon premium yang dibudidayakan dengan menerapkan inovasi pertanian berkelanjutan di rumah kaca Ladang Arunika, Jogorogo, Ngawi, Jawa Timur, Senin (7/9/2026). Budi daya melon tersebut menggunakan sistem hidroponik irigasi tetes dengan media cocopeat atau serbuk sabut kelapa serta memanfaatkan limbah biomassa sisa panen sehingga petani dapat membudidayakan varietas unggul Fujisawa, Sweetnet, Hami, dan Dalmation yang dapat dipanen hingga empat kali setahun dengan tingkat kemanisan 15-16 Brix dan produksi mencapai 1,3 ton setiap panen, kemudian memasarkannya dengan harga Rp30.000-Rp45.000 per kilogram melalui wisata petik melon serta jaringan supermarket di Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta.
Foto: Inovasi pertanian melon berkelanjutan di Ngawi
Doc. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto
Berita Foto Terkait
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.