Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebakaran Gunung Arjuno Meluas 146,85 Hektare, Water Bombing Digencarkan Hingga 8 Ribu Liter

📅 Selasa, 25 Agu 2026, 16:14 WIB | Oleh:
Kebakaran Gunung Arjuno Meluas 146,85 Hektare, Water Bombing Digencarkan Hingga 8 Ribu Liter Doc: Istimewa
Ket. Hingga Selasa pukul 12.00 WIB, operasi water bombing telah dilakukan sebanyak delapan sortie dengan total 8.000 liter air yang dijatuhkan ke area terdampak.

SURABAYA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur mengintensifkan operasi water bombing untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Arjuna Welirang, Kabupaten Pasuruan.

Memasuki hari ketujuh penanganan, Selasa (25/8), pemadaman dilakukan melalui jalur darat oleh tim gabungan Tahura R. Soerjo dan Manggala Agni, serta melalui udara menggunakan helikopter PK-DAP berkapasitas 1.000 liter.

Hingga Selasa pukul 12.00 WIB, operasi water bombing telah dilakukan sebanyak delapan sortie dengan total 8.000 liter air yang dijatuhkan ke area terdampak.

Pemadaman melalui udara dilakukan karena masih terdapat dua titik api di bawah puncak Gunung Arjuna yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Kepala Pelaksana BPBD Jatim Gatot Soebroto turut memantau kondisi kawasan terdampak melalui helikopter untuk memastikan lokasi titik api sekaligus melihat perkembangan penanganan.

Dari pemantauan udara, sejumlah lokasi terlihat sudah padam, sementara dua titik lainnya masih terlihat menyala dan mengeluarkan asap.

"Pada tanggal 21 (Jumat) sebetulnya api sempat padam. Tapi karena cuaca, api menyala lagi. Mulai saat itulah kita laksanakan water bombing. Hanya saja, karena cuaca di Arjuno ini mudah berubah, maka water bombing tidak selalu bisa kita laksanakan," kata Gatot Soebroto.

Berdasarkan data Pusdalops BPBD Jatim, luas area yang terdampak karhutla di kawasan Gunung Arjuna Welirang hingga Selasa (25/8) mencapai 146,85 hektare.

BPBD Jatim berharap pelaksanaan water bombing dapat dilakukan secara optimal untuk mendukung pemadaman dua titik api yang masih terlihat dari udara.

Sementara itu, Kepala Bidang Konservasi Sumber Daya Hutan dan Ekosistem (KSDHE) Dinas Kehutanan Jatim Purnomo Probo Nugroho mengatakan sekitar 30 personel tim gabungan masih melakukan pemadaman melalui jalur darat dari Sumber Brantas, Kota Batu, dan Tretes, Kabupaten Pasuruan.

"Untuk vegetasi yang terbakar, mayoritasnya cemara gunung. Selebihnya, adalah alang-alang dan semak belukar," ujarnya.

Penanganan karhutla tersebut melibatkan BPBD Jatim, BPBD Kabupaten Pasuruan, TNI, Polri, Manggala Agni, serta sejumlah relawan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Megapolitan
DPRD DKI Minta Jakpro Perku...
Nasional
Kemenekraf Siapkan Program ...
Olahraga
Petenis Janice Tjen Lolos k...
Advertisement
Pertamina Pertahankan Harga BBM untuk Oktober

Pertamina Pertahankan Harga BBM untuk Oktober

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.