Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Imbau Warga Waspadai Longsor Menyusul Puluhan Gempa Guncang Pangalengan

2 Kamis, 17 Sep 2026, 17:58 WIB | Oleh:
BMKG Imbau Warga Waspadai Longsor Menyusul Puluhan Gempa Guncang Pangalengan BMKG Imbau Warga Waspadai Longsor Menyusul Puluhan Gempa Guncang Pangalengan Doc: Badan Klimatologi, Meteorologi, dan Geofisika

JAKARTA - Sebanyak 47 gempa kecil tercatat di sekitar Kecamatan Pangalengan dengan sebagian guncangannya dirasakan warga sejak 11 Agustus lalu. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) beri imbauan waspada longsor pascagempa berulang.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas 1 Bandung, Suhaidi Ahadi, menjelaskan gempa tersebut berkaitan dengan aktivitas sesar aktif. Menurut Suhaidi, gempa akibat aktivitas sesar aktif memang cenderung dangkal karena sesar tersebut berada pada permukaan wilayah.

"Gempa ini merupakan aktivitas sesar aktif. Sesar aktif ini adalah sesar permukaan, jadi gempa yang terjadi adalah gempa dangkal," ucap dia pada Kamis (17/9).

Data BMKG menunjukkan 47 gempa kecil telah tercatat sampai pagi ini, dengan beberapa gempa dirasakan langsung oleh masyarakat. Meski demikian, masyarakat diminta tidak panik dan justru meningkatkan pemahaman mengenai potensi ancaman di lingkungan tempat tinggal.

Suhaidi menilai ancaman longsor perlu diperhatikan karena kondisi wilayah sedang memasuki musim kering dengan hujan yang relatif jarang. Terutama, bagi warga yang bermukim dekat tebing karena guncangan gempa dapat memengaruhi kestabilan lereng dan memicu longsoran.

"Sekarang Indonesia dalam keadaan musim kering, dimana jarang sekali ada hujan. Takutnya apabila ada goncangan terus, maka potensi ancaman selanjutnya adalah longsor," kata dia.

BMKG bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung dan pihak kecamatan terus mendorong edukasi bagi warga. Edukasi ini dilakukan melalui program Desa Tangguh Bencana (Destana) serta kelompok siaga bencana.

Sebelumnya, BMKG juga sudah menggelar sosialisasi kebencanaan yang dilakukan bersama pihak Kecamatan Pangalengan. Dalam sosialisasi tersebut, kesiapsiagaan masyarakat menjadi perhatian utama agar warga mampu menghadapi aktivitas gempa tanpa kepanikan.

"Tiga minggu yang lalu, saya bersama dengan Camat Pangalengan sudah melakukan sosialisasi gempa. Intinya, masyarakat kita perlu membangun kesiapsiagaan, tidak perlu khawatir," ucap dia.

Upaya tersebut diarahkan agar informasi mengenai aktivitas gempa dapat diteruskan ke seluruh elemen warga di kawasan Pangalengan. Suhaidi menyampaikan masyarakat perlu mengenali kondisi wilayahnya karena sebagian warga memang tinggal di kawasan yang memiliki sesar aktif.

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk tidak mempercayai kabar yang bersumber dari hoaks. Dengan kesiapsiagaan yang lebih baik, warga di kawasan Pangalengan diharapkan mampu mengenali ancaman gempa sekaligus potensi longsor.

Untuk memperoleh perkembangan gempa secara resmi, masyarakat dapat mengunduh aplikasi Info BMKG. BMKG juga berkoordinasi para stakeholder lain untuk memastikan edukasi kebencanaan dapat diterima masyarakat secara lebih luas. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.