Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Konser Musisi Dunia Dibidik Jadi Magnet Wisatawan ke Indonesia

📅 Rabu, 16 Sep 2026, 02:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Konser Musisi Dunia Dibidik Jadi Magnet Wisatawan ke Indonesia Doc: Antara
Ket. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana (paling kiri) menghadiri dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (15/9), mengenai penyelenggaraan "YE Live in Jakarta 2026".

Jakarta - Kementerian Pariwisata mendukung penyelenggaraan konser musisi internasional di Indonesia melalui program Event by Indonesia sebagai upaya menarik lebih banyak kunjungan wisatawan sekaligus mendorong dampak ekonomi bagi masyarakat.

"Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan Event by Indonesia dihadirkan untuk memperkuat ekosistem event sekaligus menciptakan dampak yang lebih luas bagi pariwisata dan masyarakat.

"Event by Indonesia kami hadirkan untuk memperkuat ekosistem event sekaligus menciptakan dampak yang lebih luas bagi pariwisata dan masyarakat," kata Widiyanti dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (15/9).

"Kami ingin setiap event tidak berhenti pada penyelenggaraan acara, tetapi mampu mendatangkan wisatawan, menggerakkan UMKM, membuka lapangan kerja, dan menciptakan nilai tambah ekonomi," tambahnya.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah sepanjang Januari hingga Juli 2026 telah mendukung penyelenggaraan 105 acara atau kegiatan, yang terdiri atas 18 acara nasional, 10 acara internasional, 61 acara dalam Karisma Event Nusantara, 14 acara Meetings, Incentives, Conferences & Exhibitions (MICE), dan dua acara daerah.

Menurut Kementerian Pariwisata, penyelenggaraan berbagai acara tersebut melibatkan total 11 ribu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta lebih dari 184 ribu pekerja seni dan anggota komunitas.

Berbagai acara tersebut secara keseluruhan menarik lebih dari 6,47 juta pengunjung dan diperkirakan menghasilkan perputaran uang hingga Rp1,09 triliun.

Capaian tersebut menunjukkan besarnya potensi dampak penyelenggaraan acara terhadap usaha pariwisata serta berbagai kegiatan usaha pendukung lainnya.

"Indonesia memiliki potensi besar untuk menghadirkan pengalaman kelas dunia," kata Widiyanti.

"Karena itu, kami terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, penyelenggara, pelaku industri, dan berbagai pemangku kepentingan agar Indonesia semakin dikenal sebagai destinasi event internasional yang berkualitas," katanya.

Widiyanti mengatakan penyelenggaraan konser musisi internasional dapat memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi yang menawarkan beragam pengalaman wisata.

Menurut dia, konser artis internasional seperti "YE Live in Jakarta 2026" yang akan diselenggarakan pada 24 Oktober 2026 dapat memberikan dampak nyata terhadap aktivitas usaha pariwisata.

"Konser musik internasional bukan hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi pariwisata," katanya.

"Kehadiran musisi dan penggemar dari berbagai negara menciptakan aktivitas ekonomi yang luas, mulai dari tiket, akomodasi, transportasi, kuliner, hingga berbagai sektor pendukung lainnya," tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
Daerah
Cegah Influenza, Pemerintah...
Advertisement
BMKG: Gempa Lombok Barat akibat Deformasi Batuan Lempeng Indo-Australia

BMKG: Gempa Lombok Barat akibat Deformasi Batuan Lempeng Indo-Australia

07 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.