Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemdiktisaintek dan Kemendes PDT Jajaki Kolaborasi Riset untuk Kembangkan Potensi Desa.

2 Kamis, 17 Sep 2026, 11:50 WIB | Oleh:
Kemdiktisaintek dan Kemendes PDT Jajaki Kolaborasi Riset untuk Kembangkan Potensi Desa. Kemdiktisaintek dan Kemendes PDT Jajaki Kolaborasi Riset untuk Kembangkan Potensi Desa. Doc: Antara Foto
Ket. Audiensi antara Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto (kanan) dengan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto (kiri) di kantor Kemdiktisaintek.

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menjajaki potensi kolaborasi dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) melalui penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, yang sesuai kebutuhan dan potensi desa

"Kita lakukan matching antara kampus dan desa, fakultas mana yang relevan untuk membantu desa. Ini kita sesuaikan dengan kebutuhan masing-masing desa," kata Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Mendiktisaintek menyebut terdapat berbagai skema pendampingan perguruan tinggi berdasarkan fakultas atau program studi yang relevan dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing desa.

Di antaranya melalui pendampingan yang dilakukan secara tematik sesuai potensi desa, seperti pertanian, peternakan, perikanan, ekonomi kreatif, hingga budaya. Pendekatan tersebut memungkinkan keterlibatan fakultas atau program studi yang memiliki keahlian sesuai bidang yang dikembangkan di masing-masing desa.

Menteri Brian menilai kolaborasi tersebut diharapkan dapat mempertemukan sumber daya dan keahlian perguruan tinggi, dengan potensi yang dimiliki desa secara lebih tepat sasaran.

Gagasan tersebut disambut baik oleh Mendes PDT yang melihat adanya peluang untuk mempertemukan sumber daya perguruan tinggi dengan berbagai program pengembangan desa yang telah berjalan.

Salah satunya melalui pengembangan desa tematik yang dapat menjadi ruang kolaborasi bagi perguruan tinggi, baik dalam pendampingan maupun pengembangan pengetahuan dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

"Program desa tematik yang sudah berjalan sangat bermanfaat, seperti desa ekspor, pendapatan masyarakat meningkat pesat," ujar Mendes Yandri.

Selain mendukung pengembangan potensi desa, kolaborasi ini juga membuka ruang bagi perguruan tinggi untuk memperkuat pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi melalui pengalaman pembelajaran dan penelitian berbasis persoalan serta potensi di lapangan.

Mahasiswa dan dosen dapat terlibat sesuai kompetensi masing-masing, sementara desa dapat menjadi mitra dalam mengembangkan program yang relevan dengan kebutuhan setempat.

Ke depan, Kemdiktisaintek dan Kemendes PDT akan mengeksplorasi lebih lanjut bentuk kolaborasi yang dapat mempertemukan program pengembangan desa dengan kapasitas perguruan tinggi.

Sinergi tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kedua pihak, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan yang berbasis pada potensi dan kebutuhan masyarakat di daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.