Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Adakah Swasta yang Mau Mengelola Museum Kretek Kudus? Silakan hanya Rp353 Juta

📅 Kamis, 17 Sep 2026, 18:21 WIB | Oleh:
Adakah Swasta yang Mau Mengelola Museum Kretek Kudus? Silakan hanya Rp353 Juta Doc: ist
Ket. ditawarkan

KUDUS – Untuk menambah pendapatan daerah, kini disewakan museum kretek Kudus. Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menawarkan pengelolaan sebagian kawasan Museum Kretek Kudus kepada swasta dengan nilai penawaran sebesar Rp353 juta per tahun. “Ini sebagai upaya pemerintah daerah meningkatkan pendapatan asli daerah,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus Abdul Halil.

Dia ditemui usai mendampingi Bupati Kudus Sam'ani Intakoris menerima perwakilan pedagang kaki lima di kawasan Museum Kretek Kudus, di Pendopo Kudus. "Nilai penawaran kepada swasta sebesar itu, berdasarkan hasil penilaian Kantor Jasa Penilai Publik," kata Abdul.

Menurut dia, saat ini sudah ada pihak swasta yang menyatakan kesiapan untuk mengelola sebagian kawasan di kompleks Museum Kretek. Namun, perjanjian kerja sama atau sewa masih dalam tahap penyusunan draf dan perlu disempurnakan.

Abdul Halil menjelaskan tidak seluruh kawasan Museum Kretek akan dikelola pihak swasta. Museum Kretek, Rumah Adat Kudus, serta beberapa lahan lainnya, masih tetap menjadi bagian yang dikelola oleh pemerintah melalui dinas terkait. Sedangkan yang ditawarkan swasta meliputi area wahana waterboom hingga lahan di sisi timur dan area parkir.

Karena terdapat kebutuhan investasi yang cukup besar, Pemkab Kudus membuka kemungkinan masa kerja sama lebih dari lima tahun. Namun, mengenai jangka waktu tersebut masih akan mempertimbangkan arahan dan kebijakan pimpinan.

Terkait pedagang kaki lima (PKL), kata Abdul Halil penataan kawasan Museum Kretek tidak dimaksudkan untuk mengusir pedagang yang selama ini berjualan di tepi jalan raya depan kompleks museum karena mereka tetap dipersilakan berdagang.

"Pemkab justru berencana melakukan penataan agar keberadaan PKL dapat berkembang dan naik kelas. Penataannya akan dikoordinasikan dengan sejumlah pihak, termasuk pemerintah desa dan perangkat daerah yang membidangi perdagangan. Perwakilan PKL juga akan dilibatkan dalam pembahasan skema penataan," ujarnya.

Abdul Halil menambahkan, kerja sama dengan pihak ketiga diharapkan dapat memberikan tambahan pendapatan bagi Pemkab Kudus. Selain memperoleh pendapatan dari nilai kerja sama, pemerintah juga tidak lagi menanggung sejumlah biaya operasional pada bagian kawasan yang dikelola pihak ketiga, seperti gaji pegawai dan kebutuhan listrik.

Selama ini, pendapatan dari aset tersebut dinilai masih memiliki ruang untuk ditingkatkan. Karena dari target penerimaan Rp700-an juta setiap tahunnya, realisasinya berkisar 70-75 persen. Sedangkan objeknya, mulai dari Museum Kretek Kudus, water park kolam arus, mandi bola, ember tumpah, terapi ikan, trampolin, gantangan burung, dan mini movie.

Dengan skema tersebut, Pemkab Kudus berharap pengelolaan kawasan Museum Kretek dapat lebih optimal sekaligus meningkatkan nilai ekonomi kawasan dan kontribusinya terhadap PAD.

Dedi Supriyadi, Ketua Paguyuban PKL Museum Kretek Kudus, mengakui beraudiensi dengan Bupati Kudus karena mendengar adanya penyerahan pengelolaan museum kepada pihak swasta. "Informasinya, akan ada relokasi PKL juga. Hal terpenting, kalaupun direlokasi di tempat yang sesuai permintaan kami," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.