Uni Eropa Buka Peluang Kanada Jadi Anggota Asosiasi Pertama
📅 Rabu, 16 Sep 2026, 17:50 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohDalam pidato yang sama, von der Leyen memperingatkan bahwa hubungan perdagangan Uni Eropa dengan China telah memasuki kondisi yang disebutnya sebagai "titik kritis". Ia menyebut defisit perdagangan Uni Eropa dengan China mencapai sekitar 1 miliar euro atau sekitar 1,1 miliar dolar AS setiap hari.
Uni Eropa, kata dia, masih berupaya melakukan dialog dengan Beijing untuk mencari keseimbangan dalam hubungan perdagangan. Namun, von der Leyen menegaskan dialog tersebut perlu menghasilkan langkah nyata.
Ketergantungan terhadap China untuk bahan baku penting juga menjadi perhatian Uni Eropa. Menurut von der Leyen, Uni Eropa masih bergantung lebih dari 80 persen kepada China untuk banyak bahan baku penting dan sekitar 90 persen untuk beberapa jenis unsur tanah jarang.
Untuk mengurangi risiko tersebut, ia mengumumkan rencana pembentukan "Korporasi Eropa untuk Bahan Baku Kritis". Lembaga baru itu ditujukan untuk membantu mengamankan serta menyimpan persediaan bahan yang dibutuhkan bagi kendaraan listrik, semikonduktor, baterai, teknologi ramah lingkungan, dan sektor pertahanan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kecerdasan buatan juga menjadi salah satu fokus utama pidato von der Leyen. Ia menyebut perkembangan AI sebagai salah satu "titik kritis" besar yang dihadapi dunia setelah perubahan iklim.
Von der Leyen menyoroti sejumlah risiko, termasuk serangan siber, perkembangan model AI yang semakin mampu memperbaiki dirinya sendiri, serta kemungkinan sistem bertindak di luar lingkungan yang telah ditentukan. Di sisi lain, ia mempertahankan Undang-Undang AI Uni Eropa sebagai kerangka penting untuk membangun perlindungan terhadap berbagai risiko tersebut.
Eropa juga didorong untuk memperkuat kerja sama dengan Kanada dan Inggris dalam menghadapi perkembangan AI. Kerja sama itu dapat mencakup evaluasi model AI, verifikasi sistem, mekanisme peringatan dini, serta penguatan keamanan AI.
Meski mendorong kolaborasi internasional, von der Leyen menekankan pentingnya kemampuan teknologi yang dimiliki Eropa sendiri. Kemampuan tersebut dinilai semakin penting terutama untuk teknologi yang berkaitan dengan keamanan nasional.
Usulan menjadikan Kanada sebagai anggota asosiasi menjadi bagian dari agenda yang lebih luas untuk membangun kemitraan strategis Uni Eropa di tengah perubahan ekonomi dan geopolitik. Rincian mengenai bentuk keanggotaan baru tersebut masih perlu dibahas lebih lanjut sebelum dapat diterapkan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!