Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Arab Saudi Cegat Drone Houthi di Selatan Mekah, Tuduhan Targetkan Kota Suci Dibantah

29 Rabu, 16 Sep 2026, 17:55 WIB | Oleh:
Arab Saudi Cegat Drone Houthi di Selatan Mekah, Tuduhan Targetkan Kota Suci Dibantah Arab Saudi Cegat Drone Houthi di Selatan Mekah, Tuduhan Targetkan Kota Suci Dibantah Doc: The Telegraph
Ket. Arab Saudi mengklaim sistem pertahanan udaranya berhasil menghancurkan sebuah drone milik kelompok Houthi di wilayah selatan Mekah pada Selasa (15/9) malam. Drone tersebut disebut berhasil dicegat sebelum memasuki wilayah udara terlarang di atas kota suci Mekah.

JAKARTA - Arab Saudi mengklaim sistem pertahanan udaranya berhasil menghancurkan sebuah drone milik kelompok Houthi di wilayah selatan Mekah pada Selasa (15/9) malam. Drone tersebut disebut berhasil dicegat sebelum memasuki wilayah udara terlarang di atas kota suci Mekah.

Juru bicara koalisi militer pimpinan Arab Saudi di Yaman, Turki al-Malki, mengatakan insiden tersebut merupakan upaya kedua yang dikaitkan dengan penargetan Mekah. Ia menyebut upaya sebelumnya terjadi pada Juli 2017 melalui peluncuran rudal balistik.

Mekah merupakan kota suci yang menjadi lokasi sejumlah tempat paling penting dalam Islam sekaligus pusat pelaksanaan ibadah haji setiap tahun. Karena itu, al-Malki menegaskan keamanan Mekah menjadi perhatian utama bagi Arab Saudi.

"Mekah adalah garis merah," kata al-Malki dalam pernyataannya.

Pernyataan tersebut muncul ketika konflik di kawasan Timur Tengah kembali meluas dan Arab Saudi menghadapi sejumlah serangan yang dikaitkan dengan kelompok yang bersekutu dengan Iran. Houthi sendiri membantah bahwa mereka menargetkan Mekah dalam serangan drone tersebut.

Anggota biro politik Houthi, Mohammed al-Farah, menolak tuduhan Arab Saudi melalui pernyataan yang dimuat kantor berita SABA yang dikelola kelompok tersebut. Ia menyebut tuduhan bahwa Houthi menargetkan kota suci itu sebagai "kebohongan belaka".

Juru bicara Organisasi Kerja Sama Islam, Turki Al Maliki, juga menyatakan insiden tersebut merupakan upaya kedua untuk menargetkan Mekah setelah serangan rudal balistik pada 27 Juli 2017. Ia mengecam tindakan tersebut dan menyoroti posisi Mekah sebagai salah satu tempat paling suci serta tujuan jutaan umat Muslim dari berbagai negara.

"Insiden tersebut merupakan upaya kedua untuk menargetkan Mekah, setelah peluncuran rudal balistik pada 27 Juli 2017," kata Turki Al Maliki.

Serangkaian serangan terhadap Arab Saudi terjadi ketika konflik di Timur Tengah turut memberikan tekanan terhadap pasar energi global. Gangguan pelayaran di Selat Hormuz selama berbulan-bulan telah membuat jalur pengiriman minyak dan barang melalui kawasan tersebut mengalami hambatan serius.

Dalam beberapa hari terakhir, kelompok Houthi juga disebut menguasai sejumlah wilayah pesisir Laut Merah di Yaman yang menghadap Selat Bab el-Mandeb. Jalur tersebut merupakan salah satu rute pelayaran penting dunia dan memiliki peran dalam pengiriman energi serta perdagangan internasional.

Houthi sebelumnya mengumumkan sejumlah serangan besar terhadap Arab Saudi dalam sepekan terakhir. Salah satunya adalah serangan terhadap sebuah pangkalan udara pada Senin (14/9), yang menurut Houthi dilakukan sebagai balasan atas serangan udara di Yaman.

Pejabat koalisi militer pimpinan Arab Saudi menyebut serangan terhadap pangkalan udara tersebut menyebabkan 13 warga sipil terluka. Arab Saudi juga mengeluarkan peringatan keamanan terkait Mekah pada Selasa (15/9), sehari sebelum pernyataan mengenai pencegatan drone disampaikan.

Selain menghadapi serangan yang dikaitkan dengan Houthi, Arab Saudi menuduh kelompok pro-Iran yang berbasis di Irak sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan pada Jumat (11/9). Serangan tersebut menyebabkan salah satu jalur utama pengangkutan minyak Arab Saudi, yaitu Pipa Timur-Barat, berhenti beroperasi.

Pipa Timur-Barat memiliki panjang sekitar 1.200 kilometer dan menghubungkan ladang minyak Arab Saudi di kawasan Teluk dengan Laut Merah. Jalur tersebut menjadi salah satu rute penting ekspor minyak Arab Saudi ketika pengiriman melalui Selat Hormuz mengalami gangguan akibat konflik yang berlangsung di kawasan.

Sejumlah pedagang memperkirakan penghentian berkepanjangan Pipa Timur-Barat dapat berdampak terhadap sekitar 4 persen pasokan minyak global. Pemerintah Arab Saudi belum memberikan kepastian mengenai kapan operasional pipa tersebut akan kembali berjalan.

Menteri Energi Amerika Serikat Chris Wright mengatakan pada Selasa bahwa aliran minyak mentah melalui pipa tersebut diperkirakan dapat kembali dalam beberapa hari. Namun, perkembangan mengenai pemulihan jalur pengiriman minyak tersebut masih bergantung pada kondisi keamanan di kawasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Indonesia Siapkan Gudang Minyak Mentah, Impor Bakal Langsung Masuk Tanpa Transit Negara Ketiga

Indonesia Siapkan Gudang Minyak Mentah, Impor Bakal Langsung Masuk Tanpa Transit Negara Ketiga

29 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.