Malam 1 Suro, Ini Pantangan yang Harus Dihindari Menurut Tradisi Jawa
📅 Minggu, 14 Jun 2026, 21:14 WIB | Oleh: Opik4. Tidak boleh berbicara kasar atau berisik
Malam 1 Suro juga dianjurkan untuk menjaga ketenangan. Berbicara dengan suara keras, berkata buruk, atau membuat keributan dianggap tidak pantas karena malam tersebut adalah waktu untuk tenang, berintrospeksi diri, dan berdoa.
Beberapa ritual adat seperti suro dan tapa bisu di keraton Yogyakarta, juga mengajarkan diam yang penuh khidmat sebagai bentuk penghormatan dan penyucian batin.
Selain pantangan utama di atas, ada juga kepercayaan yang melarang melakukan perjalanan jauh karena berisiko terjadi musibah, menghindari pertengkaran dengan sesama, dan tidak mendekatkan diri pada hal duniawi atau kesenangan yang berlebihan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pantangan tersebut bukan sekadar aturan tanpa makna, melainkan bagian dari filosofi hidup turun-menurun masyarakat Jawa yang mengajarkan ingat dan waspada (eling lan waspada), penghormatan leluhur, dan berdoa kepada Tuhan.
Dengan demikian, malam 1 Suro tetap menjadi momen yang kaya makna, namun kini pelaksanaannya lebih banyak disesuaikan dengan konteks zaman dan pemahaman agama yang lebih rasional. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!