Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Banten Lestarikan Legenda Daerah Lewat Festival Bertutur Cerita Rakyat

📅 Minggu, 17 Mei 2026, 20:14 WIB | Oleh:
Pemprov Banten Lestarikan Legenda Daerah Lewat Festival Bertutur Cerita Rakyat Doc: ANTARA/Desi Purnama Sari
Ket. Gubernur Banten, Andra Soni, memberikan sambutan pada kegiatan Festival Bertutur Cerita Rakyat di Kota Serang, Banten, Minggu (17/5).

SERANG, BANTEN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bekerja sama dengan Suara Nusantara melestarikan cerita legenda lokal melalui Festival Bertutur Cerita Rakyat guna memperkuat pendidikan karakter, literasi, dan kepercayaan diri generasi muda.

Gubernur Banten Andra Soni di Serang, Minggu (17/5), menyampaikan apresiasinya terhadap acara yang berhasil menarik sekitar 500 peserta dari tingkat SD, SMP, SMA hingga kategori umum tersebut.

“Luar biasa, maksud dan tujuan kegiatannya tampak jelas. Akhirnya kita bisa tahu legenda di wilayah kita sendiri. Selama ini kita mungkin hanya tahu cerita seperti Malin Kundang atau Joko Kendil, tapi sekarang kita jadi tahu sejarah legenda Batu Kuwung, asal-usul Sukacai hingga nama Pandeglang,” kata Andra.

Menurut Gubernur, keberanian anak-anak untuk tampil di atas panggung dengan penuturan yang baik membuktikan bahwa para guru di sekolah telah berhasil memasyarakatkan kegiatan literasi dan budaya. Oleh karena itu, ia berharap pemerintah provinsi, kabupaten dan kota dapat terus merespons positif dengan memperbanyak ajang serupa.

Atas usulan Ketua DPRD, Pemprov Banten berencana mengadopsi konsep festival penuturan cerita ini untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Banten ke depan. Gubernur juga menyoroti besarnya potensi festival budaya ini terhadap pergerakan ekonomi kreatif dan pariwisata daerah.

“Setidaknya dari 500 peserta yang hadir didampingi oleh orang tua maupun guru-gurunya, bisa dibayangkan berapa jumlah massa yang bergerak,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Suara Nusantara, Cahaya Manthovani menjelaskan bahwa Banten dipilih sebagai lokasi kedua setelah DKI Jakarta, karena kedekatan geografis dan pengalaman masa lalunya berbisnis di wilayah tersebut. Ia mengapresiasi dukungan penuh dari Pemprov Banten atas terselenggaranya acara ini.

“Dongeng sangat penting, karena melatih kita bertutur kata menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Selain itu, peserta dilatih untuk membaca, memahami dan menghafal, yang pada akhirnya akan membentuk kepercayaan diri yang kuat,” papar Cahaya.

Setelah sukses digelar di Jakarta dan Banten, Cahaya memastikan bahwa Festival Suara Nusantara akan menjadi agenda rutin, dengan Jawa Barat sebagai target lokasi penyelenggaraan selanjutnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Olahraga
Tidak Simpel, Liga Putri In...
Luar Negeri
Dubes AS untuk Yunani Mundu...

Mentan Jepang Mengundurkan Diri

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Mentan Jepang Mengundurkan ...
Luar Negeri
Kapal Induk Tiongkok akan G...
Advertisement
Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.