Ekosistem Pembayaran Digital Kian Kuat, UMKM Didorong Naik Kelas di Era Ekonomi Digital
📅 Minggu, 14 Jun 2026, 23:02 WIB | Oleh: Haryo BronoJAKARTA– Perkembangan pesat pembayaran digital di Indonesia mendorong berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun ekosistem keuangan yang lebih inklusif dan efisien. Upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Workshop Indonesia Payment Academy (IPA) yang digelar oleh Visa bersama Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) di Jakarta, pada hari Kamis (11/6).
Kegiatan ini mempertemukan pelaku industri perbankan, perusahaan teknologi finansial (fintech), serta berbagai pihak dalam ekosistem pembayaran untuk membahas inovasi dan kolaborasi yang dapat mempercepat transformasi digital, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dalam forum tersebut, para peserta bertukar wawasan mengenai tantangan yang muncul seiring semakin kompleksnya sistem pembayaran modern. Kompleksitas tersebut dipengaruhi oleh perubahan perilaku dan ekspektasi konsumen yang menginginkan transaksi lebih cepat, aman, dan nyaman, serta hadirnya beragam kanal pembayaran digital yang semakin terfragmentasi.
Salah satu topik utama yang dibahas adalah Visa Acceptance Solutions, sebuah solusi penerimaan pembayaran yang dirancang untuk membantu merchant menerima dan mengelola transaksi non-tunai melalui kartu maupun perangkat digital. Solusi ini juga menawarkan proses onboarding merchant yang lebih sederhana serta berbagai opsi penerimaan pembayaran yang fleksibel.
Melalui pendekatan tersebut, pelaku usaha diharapkan dapat lebih fokus pada pengembangan bisnis tanpa harus terbebani oleh kompleksitas pengelolaan sistem pembayaran. Selain itu, kemudahan akses terhadap pembayaran digital dinilai dapat membantu UMKM menjangkau lebih banyak pelanggan dan meningkatkan efisiensi operasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
Workshop juga menyoroti pentingnya inovasi pembayaran yang tidak hanya berorientasi pada kemudahan transaksi, tetapi juga memperhatikan aspek keamanan dan pengelolaan risiko. Berbagai teknologi seperti Tap to Phone, agentic commerce, hingga sistem pencegahan fraud dan manajemen risiko berbasis kecerdasan buatan (AI) diperkenalkan sebagai solusi untuk memperkuat ketahanan bisnis di era digital.
Country Manager Visa Indonesia, Vira Widiyasari, menegaskan bahwa pembayaran digital kini memiliki peran yang jauh lebih besar dibanding sekadar alat transaksi.
Menurutnya, kemudahan dan keamanan dalam menerima pembayaran digital dapat membantu usaha kecil dan menengah memperluas pasar, meningkatkan produktivitas, serta berpartisipasi secara lebih aktif dalam ekonomi digital nasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Solusi pembayaran digital kini bukan lagi sekadar sarana transaksi, tetapi telah menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ketika pelaku usaha kecil dan menengah dapat menerima pembayaran digital dengan mudah dan aman, mereka dapat menjangkau lebih banyak pelanggan, meningkatkan efisiensi operasional, serta berpartisipasi secara penuh dalam ekonomi digital,” ujar Vira.
Ia menambahkan bahwa penguatan kolaborasi di seluruh ekosistem pembayaran menjadi langkah penting untuk mendukung program pemerintah dalam memperkuat sektor UMKM, meningkatkan produktivitas, serta menciptakan ekonomi yang lebih inklusif dan kompetitif.
Senada dengan hal tersebut, Executive Director AKKI, Steve Marta, mengatakan bahwa perilaku pembayaran masyarakat Indonesia terus berubah seiring meningkatnya kebutuhan konsumen terhadap pengalaman transaksi yang praktis, aman, dan tanpa hambatan.
Menurut Steve, pelaku usaha perlu menyeimbangkan efisiensi biaya operasional dengan upaya membangun kepercayaan pelanggan, baik pada kanal penjualan fisik maupun digital. Dalam konteks tersebut, kartu pembayaran masih memegang peran penting karena mampu mendukung transaksi yang aman, meningkatkan kepercayaan konsumen, serta memfasilitasi penyelesaian sengketa transaksi secara efektif.
Ia menilai semakin luasnya adopsi pembayaran digital menuntut merchant untuk menggunakan solusi pembayaran yang andal, interoperabel, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan. Kolaborasi yang erat antara seluruh pemangku kepentingan, lanjutnya, akan memastikan metode pembayaran konvensional dan digital dapat berjalan berdampingan guna mendukung pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan.
Melalui berbagai inisiatif kolaboratif seperti Workshop Indonesia Payment Academy, pelaku industri berharap transformasi sistem pembayaran nasional dapat berjalan lebih cepat dan inklusif. Dengan semakin luasnya akses terhadap solusi pembayaran digital yang aman dan mudah digunakan, sektor UMKM diharapkan mampu menjadi salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi digital Indonesia di masa mendatang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!