39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
📅 Sabtu, 23 Mei 2026, 23:10 WIB | Oleh: Tim PenulisTangerang - Sebanyak 39,7 ton sampah berhasil diangkut dari Kali Sabi Kota Tangerang dari hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Banten melalui UPTD DAS Cidurian-Cisadane dan Pemkot Tangerang bersama masyarakat melalui program bebersih kali.
"Aksi bebersih di Kali Sabi tadi kita bagi segmen dengan UPTD DAS Cidurian-Cisadane, DPUPR Kota Tangerang dan Banksasuci, Alhamdulillah 39,7 ton sampah berhasil dibersihkan," kata Ketua Banksasuci Foundation Ade Yunus di Tangerang, Sabtu.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan kolaborasi ini sebagai aksi mitigasi bencana hidrometeorologi. Selain normalisasi, perlu upaya bersama dalam mencegah banjir dan salah satunya gerakan rutin bebersih kali dan sungai yang melibatkan masyarakat sebagai bentuk kesadaran bersama
"Pencegahan bencana hidrometeorologi adalah tanggung jawab bersama," kata Gubernur Andra
Andra menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Banten terus berupaya mengurangi risiko bencana banjir salah satunya adalah normalisasi daerah aliran sungai (DAS) termasuk situ dan waduk.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pemerintah Provinsi Banten terus berikhtiar melakukan mitigasi bencana Banjir dengan melakukan normalisasi sungai dan situ," sambungnya.
Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan upaya mitigasi bencana butuh kolaborasi Pentahelix. Pemerintah tidak bisa sendirian dalam mitigasi bencana banjir, perlu upaya bersama kolaborasi Pentahelix yang melibatkan seluruh stakeholders terkait salasatunya adalah komunitas atau masyarakat.
Untuk itu, Sachrudin mengapresiasi gerakkan Bebersih Kali yang diinisiasi oleh Komunitas Peduli Sungai Banksasuci Foundation bersama UPTD DAS Cidurian-Cisadane dan DPUPR Kota Tangerang.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Gerakkan Bebersih kali harus terus digalakkan, tentu kami Apresiasi inisiasi Banksasuci yang secara rutin melakukan aksi bersih-bersih kali," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (1)
24 May 2026, 12:42 WIB.
Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg harus d normalisasai,
BalasDAS Cidanau dari hulu sampai hilir perlu prhatian masrakat dan pmerintah,
Intinya kita harus pnyadaran masrakatnya mulai dari pemerintahan desa, dan desa masing2 juga harus punya perdes untuk lingkungan yg legal. Kita masrakat nunggu printah,
Kami KPS PELITA sering mlakukan bersih2 sungai bkrjasama dgn pmerintah dan swasta,
Yg jadi masalah di bersihkan hari ini besok lusa sampah mnumpuk lagi,
Harus ada sangsi dan ktegasan pihak pmerintah stmpat, hususnya msing2 wilayah dari masing2 desa,
Ini tanggung jawab kita brsama, jangan mnunggu sungai merana.
Kami prnah mlakukan susur sungai dari mulai hulu sampai hilir rawa dano, slama 15 hari. Hasilnya sangat2 mmprihatinkan.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!