Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Malam 1 Suro, Ini Pantangan yang Harus Dihindari Menurut Tradisi Jawa

📅 Minggu, 14 Jun 2026, 21:14 WIB | Oleh:
Malam 1 Suro, Ini Pantangan yang Harus Dihindari Menurut Tradisi Jawa Doc: ANTARA/Anis Efizudin
Ket. Warga mengusung gunungan Palawija saat tradisi malam Satu "Suro" di Sendang Sidukun desa Traji, Parakan, Temanggung, Jawa Tengah.

JAKARTA - Malam 1 Suro merupakan momen sakral dalam kalender Jawa yang menandai pergantian tahun baru Jawa. Masyarakat Jawa menyakini bahwa waktu tersebut adalah malam keramat yang memiliki energi positif.

Setelah lepas waktu maghrib di hari malam sebelum 1 Suro, masyarakat Jawa kerap melakukan berbagai kegiatan ritual adat dan menghindari pantangan yang dipercayainya.

Untuk pantangan, ada beberapa hal yang dipercaya masyarakat Jawa dapat menjauhi mereka dari kesialan dan gangguan makhluk halus.

Berikut beberapa pantangan yang kerap dipercayai dan dihindari secara turun-temurun oleh masyarakat Jawa pada malam 1 Suro:

1. Larangan keluar rumah tanpa kepentingan

Salah satu pantangan paling dikenal adalah larangan keluar rumah pada malam 1 Suro. Masyarakat Jawa percaya bahwa pada malam ini, makhluk halus dan roh leluhur berkeliaran di bumi.

Keluar rumah tanpa keperluan dianggap pantangan karena dapat mendatangkan kesialan atau gangguan gaib. Sebagian orang pun memilih untuk berdiam diri dan berdoa di rumah sepanjang malam.

2. Menghindari gelar pesta atau hajatan

Saat malam 1 Suro, mengadakan pesta terutama pernikahan dianggap tabu oleh masyarakat Jawa. Banyak yang meyakini bahwa menggelar hajatan pada waktu ini dapat membawa malapetaka atau kesialan.

Pada masa kepemimpinan Sultan Agung, ia pernah membuat aturan terhadap masyarakatnya untuk tidak mengadakan acara besar. Hal ini bertujuan agar masyarakat Jawa saat itu fokus untuk berdoa dan menyepi pada momen sakral ini.

Meski dalam ajaran Islam tidak ada larangan membuat acara atau menikah di awal tanggal bulan Muharram atau bulan Suro, masyarakat Jawa tetap memegang kepercayaan ini sebagai bagian dari tradisi leluhur mereka.

3. Larangan membangun atau pindah rumah

Memulai pembangunan rumah atau pindah rumah pada malam 1 Suro juga diyakini dapat mengundang kesialan seperti penyakit, penderitaan, atau terhambatnya rezeki.

Sehingga kegiatan seperti ini dihindari agar tidak membawa musibah bagi penghuni rumah baru tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Hasil Liga Europa: Bournemo...
Olahraga
Madura United Bersuka Cita ...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.