Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Revitalisasi Kota Tua akan Hadirkan Trem Listrik dan Kawasan LEZ

📅 Minggu, 14 Jun 2026, 16:20 WIB | Oleh:
Revitalisasi Kota Tua akan Hadirkan Trem Listrik dan Kawasan LEZ Doc: ANTARA/Luthfia Miranda Putri
Ket. Suasana Stasiun Kota Tua, Jakarta Barat pada akhir pekan, Jakarta, Minggu (14/6).

JAKARTA -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan pengelola Kawasan Kota Tua menyiapkan sejumlah konsep pengembangan dalam program revitalisasi kawasan yang akan menghadirkan jalur trem listrik dan penerapan kawasan rendah emisi atau Low Emission Zone (LEZ).

"Salah satunya kita akan membangun juga LEZ atau Low Emission Zone. Jadi kita akan membatasi kendaraan nanti ketika sudah jadi semuanya," kata Kepala Unit Pengelola Kawasan Kota Tua Jakarta Denny Aputra saat ditemui di Kota Tua, Jakarta, Minggu.

Denny mengatakan konsep tersebut menjadi bagian dari upaya menjadikan Kota Tua sebagai destinasi wisata berkelas global sekaligus memperkuat identitas sejarah kawasan.

Selain itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga berencana menghidupkan kembali moda transportasi trem yang pernah beroperasi di kawasan tersebut. Namun, trem yang direncanakan nantinya akan menggunakan tenaga listrik.

"Trem yang lamanya jalurnya saja, dan sudah menggunakan tenaga listrik nanti ke depan," ucapnya.

Menurut Denny, jalur trem direncanakan melintasi kawasan wisata Kota Tua dan terhubung dengan sejumlah titik strategis, termasuk area dekat Sunda Kelapa. Meski demikian, detail jalur masih menunggu keputusan lebih lanjut dari pemerintah.

Ia menjelaskan pengembangan tersebut merupakan bagian dari revitalisasi besar kawasan Kota Tua yang diarahkan untuk menggabungkan unsur sejarah, pariwisata, dan transportasi ramah lingkungan.

Selain pembangunan trem listrik dan LEZ, kawasan Kota Tua juga akan didukung integrasi transportasi massal melalui MRT, Transjakarta, dan Stasiun Jakarta Kota.

Denny menambahkan revitalisasi dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah kawasan sekaligus meningkatkan kenyamanan wisatawan.

"Pak Gubernur melihat bahwa itu menjadi moda transportasi awal, membangun sejarahnya kembali, dan memastikan revitalisasi Kota Tua di 2029 ini menjadi destinasi Jakarta, kota global," katanya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih memprioritaskan penyelesaian proyek MRT Lebak Bulus-Kota yang ditargetkan rampung pada awal 2029.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

PLN Bangun Generasi Peduli Masa Depan

48 menit yang lalu | Diapari S

Megapolitan
PLN Bangun Generasi Peduli ...
Olahraga
Alwi Farhan Juarai Australi...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Blind Spot Udara di Indonesia Timur Rawan Intersepsi Pesawat Asing

Blind Spot Udara di Indonesia Timur Rawan Intersepsi Pesawat Asing

14 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.