Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Targetkan Bandung Zoo Bisa Mulai Beroperasi Kurang dari Setahun

📅 Sabtu, 13 Jun 2026, 19:25 WIB | Oleh:
Pemkot Targetkan Bandung Zoo Bisa Mulai Beroperasi Kurang dari Setahun Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mempercepat proses revitalisasi Bandung Zoo usai penetapan pengelola baru. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan saat ini pihaknya tengah menunggu finalisasi konsep dan negosiasi perjanjian kerja sama (PKS).

Wali Kota Farhan menargetkan penandatanganan kesepakatan dapat rampung dalam waktu dekat. Bahkan, ia berharap proses tersebut bisa selesai dalam waktu singkat, disertai dengan pembayaran tahap awal dari pihak pengelola.

“Hari ini kita lagi menunggu selesainya konsep dan negosiasi PKS. Mudah-mudahan segera terlaksana dan menerima pembayaran pertama,” ujar dia di Balai Kota Bandung, Jumat (12/6).

Meski nominal kerja sama masih dalam tahap negosiasi, Farhan menyebut skema yang dibahas mencakup pembagian hasil serta masa tenggang (grace period), termasuk waktu pengurusan berbagai perizinan yang dibutuhkan.

Ia menjelaskan, terdapat masa sekitar satu tahun untuk menyelesaikan sejumlah izin penting, seperti izin konservasi baru dan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Selain itu, proses administrasi lain seperti Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) juga harus dipenuhi.

“Senin (15/6) saya harus menghadap Menteri Kehutanan untuk nota kesepakatan bersama. Karena ini menyangkut perizinan yang cukup panjang,” kata dia.

Dalam konsep revitalisasi, Wali Kota Farhan mengingatkan bahwa Bandung Zoo harus lebih berorientasi pada edukasi, khususnya bagi anak-anak. Ia juga memberikan tiga pesan utama kepada pengelola baru.

Pertama, mempertahankan tenaga kerja lama agar keberlangsungan operasional tetap terjaga. Kedua, menjaga karakter khas kebun binatang Bandung yang dikenal sebagai “Derenten”, bagian dari ekspresi budaya masyarakat.

“Bandung Zoo itu punya nilai sejarah dan budaya. Itu harus tetap dipertahankan,” ujar dia.

Ketiga, ia mendorong adanya program pelepasliaran satwa sebagai bagian dari fungsi konservasi. Farhan menyebut beberapa satwa seperti owa dan surili berpotensi dilepasliarkan ke habitat alaminya di wilayah Bandung Selatan, seperti Pangalengan dan Gambung.

Terkait harga tiket, Farhan mengaku belum mendapatkan keputusan final. Namun ia memastikan pemerintah akan tetap memperhatikan keterjangkauan bagi masyarakat.

Menurut dia, pengelola baru diyakini telah memiliki perhitungan pasar yang matang. Meski demikian, Pemkot Bandung akan tetap mengawal agar harga tiket tidak memberatkan pengunjung.

“Kalau harganya tidak wajar, tentu akan kita perjuangkan. Banyak warga juga ingin tiket tetap terjangkau,” kata dia.

Wali Kota Farhan juga menjelaskan perbedaan skema pengelolaan Bandung Zoo dengan kebun binatang lain seperti Ragunan yang dikelola langsung oleh pemerintah. Di Bandung, pengelolaan dilakukan melalui kerja sama pemanfaatan karena tidak berada di bawah dinas khusus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Layanan paspor Minggu Ceria...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Knicks Akhiri Penantian 53 Tahun Rebut Gelar NBA

Knicks Akhiri Penantian 53 Tahun Rebut Gelar NBA

15 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.