Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Sumsel Memprioritaskan Skrining Keluarga Penderita Guna Mencegah Tb

📅 Minggu, 14 Jun 2026, 23:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinkes Sumsel Memprioritaskan Skrining Keluarga Penderita Guna Mencegah Tb Doc: Antara
Ket. Kepala Dinkes Sumsel Trisnawarman.

Palembang - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Selatan memprioritaskan skrining atau pemeriksaan kesehatan terhadap anggota keluarga yang tinggal serumah dengan penderita tuberkulosis (Tb) sebagai langkah utama untuk mencegah penularan penyakit tersebut.

Kepala Dinkes Sumsel Trisnawarman di Palembang, Minggu, mengatakan keluarga yang tinggal satu rumah dengan penderita memiliki risiko lebih tinggi terpapar bakteri penyebab Tb sehingga perlu dilakukan pemeriksaan sedini mungkin.

“Pencegahan yang paling utama adalah memastikan setiap penderita Tb mendapatkan pengobatan hingga sembuh dan patuh mengonsumsi obat,” katanya.

Ia menjelaskan pengobatan yang tidak dijalani secara tuntas dapat meningkatkan risiko kematian pada penderita sekaligus memperbesar potensi penularan kepada orang-orang di sekitarnya, terutama anggota keluarga yang tinggal serumah.

Maka dari itu, skrining dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan, termasuk pemeriksaan dahak bagi anggota keluarga yang memiliki kontak erat dengan penderita. Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan positif Tb, maka pasien akan mendapatkan pengobatan sesuai standar pelayanan kesehatan.

Bagi anggota keluarga yang hasil pemeriksaannya negatif, tetap dapat diberikan terapi pencegahan untuk menekan risiko berkembangnya penyakit Tb.

Tb merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis dan bukan penyakit keturunan. Penularannya terjadi melalui udara, terutama saat penderita batuk, bersin, atau berbicara.

Sehingga, risiko penularan akan lebih tinggi pada lingkungan dengan ventilasi yang kurang baik, ruang tertutup, serta adanya kontak erat dalam jangka waktu lama dengan penderita yang belum mendapatkan pengobatan secara optimal.

“Karena sifatnya menular, anggota keluarga yang tinggal serumah juga berisiko tertular apabila penderita tidak menjalani pengobatan dengan baik,” jelasnya.

Selain memperkuat skrining, Dinkes Sumsel mengimbau masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, menjaga kebersihan lingkungan, serta menggunakan masker saat sedang sakit guna mengurangi risiko penularan penyakit pernapasan.

Pihaknya juga mengingatkan masyarakat yang mengalami batuk lebih dari dua minggu agar segera memeriksakan diri ke puskesmas, klinik, atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan sejak dini.

Penderita Tb harus disiplin mengonsumsi obat selama kurang lebih enam bulan sesuai anjuran tenaga kesehatan. Kepatuhan menjalani pengobatan menjadi salah satu faktor utama keberhasilan penyembuhan sekaligus upaya memutus rantai penularan di masyarakat.

“Seseorang dinyatakan sembuh dari Tb apabila hasil pemeriksaan dahak menunjukkan negatif sebanyak tiga kali dan hasil pemeriksaan rontgen menunjukkan kondisi yang sudah baik atau negatif,” kata Trismarwan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Penanganan kebakaran di Kaw...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.