Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.

📅 Rabu, 20 Mei 2026, 10:26 WIB | Oleh:
Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data. Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Dinas Kominfo Kota Tangerang Mugiya Wardhany.

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang, Banten, mengajak masyarakat melakukan pemeriksaan status Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk menghindari kasus penyalahgunaan identitas untuk pengajuan pinjaman online (pinjol) ilegal.

Kepala Dinas Kominfo Kota Tangerang Mugiya Wardhany, di Tangerang, Rabu, mengatakan masyarakat dapat memanfaatkan layanan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK melalui platform iDebku untuk melihat riwayat atau track record kredit.

"Jika ada pinjaman misterius yang tidak pernah diajukan, warga bisa segera mengambil tindakan hukum atau pelaporan," ujar Mugiya.

Menurut dia, pemeriksaan status NIK perlu dilakukan guna mengantisipasi maraknya kasus penyalahgunaan identitas warga oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Apalagi perlindungan data pribadi merupakan hal yang sangat krusial di era digital saat ini. Oleh karena itu, edukasi dinilai penting agar warga dapat memeriksa status NIK mereka secara mandiri hanya dengan bermodalkan ponsel.

"Saat ini kekhawatiran masyarakat terhadap penyalahgunaan NIK untuk pinjol ilegal cukup tinggi. Kami ingin memastikan warga Kota Tangerang memiliki pemahaman dan akses untuk mendeteksi hal tersebut sejak dini," katanya.

Melalui edukasi, Diskominfo Kota Tangerang berharap masyarakat semakin cerdas digital dan tidak ceroboh dalam membagikan dokumen penting seperti KTP atau NIK di platform yang tidak terpercaya.

"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tingkat RT/RW hingga komunitas, untuk saling mengingatkan kerabat dan keluarga terdekat. Jangan tunggu sampai menjadi korban. Mari kita manfaatkan fasilitas iDebku OJK ini untuk memproteksi diri kita."

Like, Share, Comment:

Komentar (1)

Oscar Rj.Mataniari (OTB)
Oscar Rj.Mataniari (OTB)
22 May 2026, 10:10 WIB.

Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, apakah aman untuk memberikannya?

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Trump Klaim Russia-Ukraina ...

Kabar Menggembirakan, Jantho Telah Melahirkan Bocah ke-12

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kabar Menggembirakan, Janth...

Kawasan Ala Myeongdong Korea Akan Hadir di Jakarta

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kawasan Ala Myeongdong Kore...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.