Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Cabai Rawit Merah Sentuh Rp80 Ribu di Jakarta, Cek Infonya di Aplikasi IPJ

📅 Rabu, 20 Mei 2026, 17:40 WIB | Oleh:
Harga Cabai Rawit Merah Sentuh Rp80 Ribu di Jakarta, Cek Infonya di Aplikasi IPJ Doc: Koran Jakarta/Paundra Zakirulloh
Ket. Harga sejumlah komoditas hortikultura di Jakarta mengalami kenaikan pada pekan kedua Mei 2026 menjelang Hari Raya Iduladha. Kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai rawit merah yang kini menembus harga Rp80 ribu per kilogram.

JAKARTA - Harga sejumlah komoditas hortikultura di Jakarta mengalami kenaikan pada pekan kedua Mei 2026 menjelang Hari Raya Iduladha. Kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai rawit merah yang kini menembus harga Rp80 ribu per kilogram.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta Hasudungan A. Sidabalok mengatakan kenaikan harga dipengaruhi kondisi cuaca di wilayah produsen yang masih mengalami curah hujan tinggi.

Menurutnya, hujan yang terus terjadi menyebabkan penurunan kualitas hasil panen serta meningkatkan serangan organisme pengganggu tanaman (OPT). Kondisi tersebut berdampak pada berkurangnya produksi komoditas hortikultura di sejumlah daerah pemasok.

"Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta sesuai dengan tugas dan fungsinya melakukan pemantauan rutin untuk komoditas pangan strategis. Komoditas hortikultura yang masuk ke dalam jenis pangan strategis adalah cabai dan bawang," kata Hasudungan dalam keterangannya, Rabu (20/5).

Ia menjelaskan penurunan produksi akibat cuaca ekstrem menjadi salah satu faktor utama yang memicu kenaikan harga cabai dan bawang di pasaran. Produksi yang berkurang membuat pasokan ke pasar menurun di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

"Kenaikan harga komoditas hortikultura tersebut disebabkan kondisi curah hujan yang masih tinggi di daerah produsen mengakibatkan penurunan produksi akibat penurunan kualitas dan meningkatnya serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT)," ujarnya.

Selain faktor cuaca, Hasudungan mengatakan kenaikan harga juga dipengaruhi meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Iduladha. Momentum hari raya biasanya diikuti lonjakan kebutuhan bahan pangan, terutama komoditas pelengkap kebutuhan memasak rumah tangga.

"Menjelang perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Iduladha terjadi peningkatan permintaan pasar sehingga menyebabkan kenaikan harga komoditas cabai dan bawang," katanya.

Dinas KPKP DKI Jakarta mencatat komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang termasuk pangan strategis yang rutin dipantau pemerintah daerah. Pemantauan dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga di pasaran agar tidak terjadi lonjakan yang terlalu tinggi.

Hasudungan menambahkan pihaknya terus melakukan pengawasan harga pangan secara berkala melalui pemantauan langsung di lapangan maupun melalui sistem digital pemantauan harga pangan. Salah satu aplikasi yang digunakan adalah Informasi Harga Pangan Jakarta (IPJ).

Melalui pemantauan tersebut, pemerintah daerah dapat mengetahui perkembangan harga secara real time sekaligus mengambil langkah antisipasi apabila terjadi kenaikan harga yang signifikan di pasaran. Pemprov DKI Jakarta juga terus berkoordinasi dengan daerah pemasok untuk menjaga kelancaran distribusi pangan.

Selain itu, pemerintah daerah juga berupaya menjaga stabilitas pasokan menjelang Iduladha agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Langkah tersebut dilakukan melalui pengawasan distribusi pangan hingga koordinasi dengan pelaku usaha dan distributor komoditas hortikultura.

Kenaikan harga cabai dan bawang menjelang hari besar keagamaan menjadi pola yang kerap terjadi setiap tahun. Namun pemerintah berharap lonjakan harga kali ini masih dapat dikendalikan seiring upaya menjaga pasokan dan distribusi pangan tetap berjalan lancar.

Masyarakat juga diimbau memanfaatkan informasi harga pangan yang tersedia melalui aplikasi resmi pemerintah agar dapat memantau perkembangan harga kebutuhan pokok di berbagai wilayah Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.