Strategi Pabrikan Otomotif Hari Ini: Garap Teknologi Platform
📅 Rabu, 05 Agu 2026, 17:35 WIB | Oleh: OpikJAKARTA - Industri otomotif di segmen elektrik mengalami pergeseran yang semula mengandalkan spesifikasi, kini menuju pengembangan teknologi platform yang diklaim mampu meningkatkan pengalaman pengguna dalam aktivitas sehari-hari.
Salah satu pendekatan tersebut diperkenalkan Lepas, melalui LEX Intelligent New Energy Platform yang menjadi basis pengembangan kendaraan listrik Lepas E4 EV.
"Karena itu, LEX Platform kami kembangkan untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih nyaman, baik untuk aktivitas sehari-hari maupun saat melakukan perjalanan bersama keluarga," kata Product Manager Lepas Indonesia, Lalu Indra Wirabhakti di ICE BSD, Rabu (5/8).
Dia melanjutkan bahwa platform ini dirancang dengan empat fokus utama, yakni meningkatkan stabilitas, memaksimalkan ruang kabin, meredam kebisingan, serta mengoptimalkan efisiensi energi.
Platform kendaraan juga dinilainya memiliki peran penting karena dapat menentukan karakter berkendara, mulai dari stabilitas, kenyamanan kabin, hingga efisiensi penggunaan energi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dari sisi kenyamanan, platform tersebut memungkinkan pengaturan ruang kabin yang lebih optimal melalui kapasitas bagasi hingga 1.334 liter, ruang penyimpanan tambahan di bagian depan (frunk) berkapasitas 35 liter, serta puluhan kompartemen penyimpanan di dalam kabin.
Pada aspek pengendalian, kendaraan mengadopsi suspensi MacPherson di depan dan multi-link independen di belakang yang dipadukan dengan penyetelan sasis untuk meningkatkan stabilitas di berbagai kondisi jalan.
Sementara itu, struktur kendaraan juga dirancang untuk mereduksi tingkat kebisingan, getaran, dan hentakan (Noise, Vibration, and Harshness/NVH) sehingga kabin menjadi lebih senyap.
Sebaiknya Anda baca juga:
Platform tersebut turut mengintegrasikan sistem motor listrik 12-in-1 yang diklaim memiliki efisiensi hingga 90,8 persen dengan tenaga 160 kW dan torsi 275 Nm.
Berdasarkan standar pengujian CLTC, kendaraan disebut mampu menempuh jarak lebih dari 600 kilometer dalam sekali pengisian daya, serta mendukung pengisian cepat DC hingga 130 kW yang memungkinkan pengisian baterai dari 30 persen ke 80 persen dalam sekitar 20 menit.
Lepas juga menyebut platform itu dikembangkan dengan mempertimbangkan kondisi penggunaan di Indonesia, termasuk kemampuan melintasi genangan air hingga kedalaman 525 mm serta fitur Vehicle-to-Load (V2L) 3,3 kW yang memungkinkan kendaraan menjadi sumber listrik eksternal.
Di sektor keselamatan, kendaraan dibangun menggunakan struktur bodi dengan 74 persen baja berkekuatan tinggi, dilengkapi 18 fitur bantuan pengemudi (ADAS), enam kantung udara, serta baterai bersertifikasi IP68 dan IPX9K.
Teknologi tersebut diperkenalkan kepada publik melalui Lepas E4 EV dan Lepas L8 PHEV pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 sebagai bagian dari perkembangan teknologi kendaraan elektrifikasi yang kini semakin berorientasi pada pengalaman pengguna. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!